NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Inflasi Tahunan Lampung Februari 2026 Capai 2,95 Persen

Inflasi Tahunan Lampung Februari 2026 Meningkat

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Inflasi tahunan Lampung Februari 2026 mencapai 2,95 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis data tersebut pada Februari 2026 di Bandar Lampung, Senin (2/3/2026).

Angka ini naik dibandingkan bulan sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. Data BPS menunjukkan tren kenaikan secara konsisten dalam dua bulan terakhir.

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung M Sabiel menjelaskan tren tersebut melalui keterangan daring dari Bandar Lampung.

“Inflasi tahunan Februari 2026 lebih tinggi jika dibandingkan bulan sebelumnya, dan juga lebih tinggi jika dibandingkan bulan yang sama di tahun 2025,” ujar Statistisi Ahli Muda BPS Lampung M Sabiel berdasarkan keterangan secara daring di Bandar Lampung, Lampung, Senin.

Perbandingan dengan Periode Sebelumnya

Sabiel membandingkan capaian Februari 2026 dengan periode sebelumnya. Ia menyebut inflasi Februari 2025 hanya mencapai 0,02 persen. Selain itu, Januari 2026 mencatat inflasi sebesar 1,90 persen.

Perbandingan tersebut menegaskan tren kenaikan inflasi dalam dua periode terakhir.

Kelompok Perumahan Dominasi Inflasi

Sabiel memaparkan kelompok pengeluaran yang mendorong kenaikan inflasi. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang inflasi tahunan tertinggi.

“Jika dilihat dari inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran, yang tertinggi ada dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami inflasi tahunan sebesar 21,43 persen, sedangkan andil inflasinya sebesar 2,28 persen,” katanya.

Selain kelompok tersebut, sejumlah komoditas turut mendorong inflasi tahunan Februari 2026. Tarif listrik menyumbang 2,14 persen, emas perhiasan 0,66 persen, bawang merah 0,33 persen, daging ayam ras 0,17 persen, dan beras 0,13 persen.

Gambar Artikel

BPS juga mencatat inflasi bulan ke bulan sebesar 0,36 persen pada Februari 2026.

“Sedangkan, inflasi bulan per bulan Lampung sebesar 0,36 persen, dengan beberapa komoditas yang memberi andil inflasi bulanan adalah emas perhiasan sebesar 0,09 persen, daging ayam ras 0,05 persen, bawang merah 0,04 persen, cabai rawit 0,04 persen, dan tomat 0,04 persen,” ucap dia.

Inflasi Tahunan Lampung Februari 2026 Berdasarkan Wilayah

BPS mencatat inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kabupaten Lampung Timur sebesar 3,74 persen. Sementara itu, Kota Bandar Lampung mencatat inflasi terendah sebesar 2,48 persen.

Kabupaten Mesuji mencatat inflasi 3,44 persen. Kota Metro mencatat inflasi sebesar 3,34 persen.

“Untuk Kabupaten Mesuji inflasi tahunan hanya 3,44 persen, dan Kota Metro 3,34 persen,” tambahnya.

(Ahmad Royani, S.H.I.,)