Momentum Idul Fitri Pererat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung β Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah dimanfaatkan redaksi NU Media Jati Agung untuk mempererat silaturahmi. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, agar aktif mendukung pengembangan media dakwah berbasis komunitas.
Dalam suasana hangat pasca-Ramadan, seluruh redaksi menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Dengan demikian, ucapan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Komitmen Kembangkan Media Dakwah
Pimpinan Redaksi NU Media Jati Agung, Arif Riana, menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan.
Sebaliknya, ia menyebut momen ini sebagai waktu refleksi untuk memperkuat peran media dakwah.
βIdul Fitri menjadi titik refleksi bagi kita. Oleh karena itu, kami mengajak warga Nahdliyin mendukung NU Media Jati Agung sebagai wadah informasi, edukasi, dan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah,β ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa media ini lahir dari semangat kebersamaan. Karena itu, masyarakat perlu memberi dukungan agar media ini terus berkembang.
βGerakan ini tidak bisa berjalan sendiri. Maka dari itu, mari bersama membesarkan media ini,β tambahnya.
Peran Generasi Muda
Sementara itu, Host NU Media Jati Agung, Kak Rere Abyasa, menilai generasi muda memiliki peran penting dalam pengembangan media.
Dengan kreativitas yang dimiliki, mereka dapat menghadirkan konten yang relevan dengan perkembangan zaman.
βIdul Fitri harus menjadi titik kebangkitan bersama. Oleh sebab itu, kami membuka ruang bagi anak muda Nahdliyin untuk berkarya di bidang konten, jurnalistik, dan multimedia,β kata Kak Rere.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan generasi muda akan memperluas jangkauan dakwah digital secara signifikan.
Ajakan Bergabung
Di sisi lain, Admin NU Media Jati Agung, Ahmad Royani, S.H.I., mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat informasi, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan media.
βKami mengajak siapa saja yang ingin berdakwah dan berkarya untuk bergabung. Dengan demikian, gerakan ini menjadi milik bersama, bukan hanya segelintir orang,β ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa NU Media Jati Agung terbuka bagi siapa saja. Bahkan, masyarakat dapat belajar menjadi penulis, editor, videografer, maupun tim kreatif lainnya.
Harapan di Hari Kemenangan
Di momen Idul Fitri ini, NU Media Jati Agung berharap semangat kebersamaan terus terjaga. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya memberi dukungan moral, tetapi juga ikut terlibat secara aktif.
Akhirnya, dengan semangat pasca-Ramadan, NU Media Jati Agung optimistis terus berkembang. Dengan demikian, media ini dapat menjadi sumber informasi yang inspiratif sekaligus bermanfaat bagi masyarakat luas.
Mari bersama membangun media umatβdari kita, oleh kita, dan untuk kita.
(Ahmad Royani, S.H.I.)

