NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Film NIA Raih Apresiasi Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Film NIA Dapat Apresiasi Pemerintah dalam Penayangan Perdana

Jakarta, NU Media Jati Agung– Film NIA menjadi perhatian publik setelah Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri pemutaran perdananya di Jakarta.

Pada kesempatan itu, film NIA menarik minat karena menghadirkan pesan moral dan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menteri Kebudayaan Soroti Nilai Sosial dalam Film

Acara penayangan perdana berlangsung pada Jumat (14/11/2025) dan menghadirkan tanggapan positif dari pemerintah. Melalui penjelasan resmi kementerian, Fadli Zon menyampaikan pandangannya mengenai kedalaman cerita film tersebut.

Sebelum kutipan narasumber, artikel mengalir: Melihat alur cerita yang berangkat dari kisah nyata, Fadli Zon menilai film ini mampu menghubungkan emosi penonton dengan realitas sosial yang kerap terjadi di lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat Indonesia dapat mendukung film ‘NIA’ saat tayang nanti. Saya pribadi juga akan menontonnya kembali, karena ini sangat dekat dengan realitas sosial kita, terlebih bagi mereka yang memiliki anak perempuan,” katanya dalam keterangan pers kementerian pada Sabtu (15/11/2025). 

Pesan Moral Menguat dalam Alur Cerita

Fadli Zon juga memberikan perhatian pada pesan utama yang muncul dari perjalanan tokoh Nia di dalam film. Ia menilai kisah tersebut dapat mengingatkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang memicu berbagai tindakan kriminal.

“Mudah-mudahan peristiwa-peristiwa ini tidak terulang kembali, dan mudah-mudahan kita dapat memetik pelajaran hikmah tentang apa yang terjadi di belakang film ‘NIA’ ini,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa kementerian mendukung karya film nasional yang mengangkat pesan moral dan sosial bagi masyarakat.

Film NIA Angkat Kisah Nyata dan Isu Sosial

Film yang akan tayang pada 4 Desember 2025 ini mengadaptasi kisah nyata dari Padang Pariaman, Sumatera Barat. Cerita mengikuti perjuangan Nia Kurnia Sari, seorang gadis yang mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga setelah orang tuanya bercerai.

Dalam perjalanan pulang melalui jalur sepi saat hujan, seorang pemuda pecandu narkoba melakukan tindakan keji yang memicu tragedi besar dalam hidupnya.

Melalui rangkaian peristiwa itu, film NIA mengangkat isu kekerasan terhadap perempuan, bahaya narkoba, dan pentingnya solidaritas masyarakat dalam menuntut keadilan.

Pemeran dan Produksi Film

Film drama yang diproduseri Ruben Onsu ini menghadirkan para pemain seperti Neno Warisman, Helsy Herlinda, Qya Ditra, dan Syakira Humaira. Kehadiran mereka memperkuat penyampaian pesan penting yang diusung film NIA. (Prin Orba)