Kiai Masyhud, Ulama Keprabon Sang Pecinta Alfiah

Salah satu murid Kiai Masyhud, KH Saifuddin Zuhri, menyebutkan gurunya tersebut sebagai seorang ulama yang ahli di bidang ilmu nahwu. Saking cintanya ia pada ilmu Nahwu khususnya kitab Alfiah, membuat orang menyebutnya sebagai “Kiai Alfiah”. Kiai Masyhud putra dari Kiai Qosim lahir di Solo pada tahun 1876 M (beberapa sumber menyebutkan tempat lahir di Bonang […]
Silisilah Ajengan Unung, Tokoh NU Tasikmalaya, Terhubung dengan Hadratussyekh

Di dalam buku A. E. Bunyamin Nahdlatul Ulama di Tengah-tengah Perjuangan Bangsa, NU ke Tasikmalaya diperkenalkan Ajengan Fadil sekitar 1928. Ia merupakan seorang kiai dari daerah Cikotok (sekarang masuk wilayah Kabupaten Ciamis) yang kemudian menetap di daerah Nagarawangi (Tasikmalaya). NU berdiri pun dimulai dari rapat di rumah Ajengan Fadil. Di antara ajengan yang pertama kali […]
Surat-surat Ajengan Fadil Sebelum NU Tasikmalaya Berdiri

Korespondensi Ajengan Fadil dengan Ulama NU Sebelum Berdirinya Cabang Tasikmalaya Jawa Barat, NU Media Jati Agung– Pada masa awal berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), para kiai di berbagai daerah berkomunikasi melalui surat. Surat-surat Ajengan Fadil sebelum berdirinya NU Tasikmalaya menunjukkan hubungan keilmuan yang kuat antara ulama Jawa Barat dan para pendiri NU di Jawa Timur. Statuten NU […]
Kiai Abu ‘Amar, Cucu Panglima Perang Jawa dan Penerus Kemasyhuran Jamsaren

Pada tanggal 3-6 Maret 1954, Menteri Agama KH Masykur menyelenggarakan Konferensi Ulama di Cipanas, Bogor. Konferensi yang antara lain menelurkan keputusan pemberian status Waliyyul Amri Dlaruri bis Syaukah kepada Presiden Soekarno ini menjadi penting, sebab selain menjadi titik temu pembahasan persoalan wali hakim nikah, juga mempertegas sikap mayoritas umat untuk tidak mendukung tindakan makar DI/TII, […]
Fajrul Falaakh Perumus Nilai Dasar Pergerakan PMII

Mohammad Fajrul Falaakh, adalah salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mempunyai prestasi dalam bidang kajian konstitusi dan hukum tata negara. Ia lahir di Gresik, Jawa Timur, 2 April 1959 dan wafat di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2014. Fajrul, begitu panggilan akrabnya, menyelesaikan Sarjana Muda Hukum (1981) dan Sarjana Hukum di Fakultas […]
Kepahlawanan Ajengan Ruhiat Cipasung

Siang itu, pria berumur 34 tahun pergi ke alun-alun Tasikmalaya. Dia kemudian berdiri tegap di atas babancong, podium terbuka yang tak jauh dari pendopo kabupaten. Ia berpidato, menyatakan dengan tegas bahwa kemerdekaan yang sudah diraih bangsa Indonesia cocok dengan perjuangan Islam. Menurut dia, kemerdekaan harus dipertahankan dan jangan sampai jatuh kembali ke tangan penjajah. Ia […]
O. Hulaemi, Ajengan Kuntet dari Garasi

Kehadiran majalah ini menjadi penting karena di Tasikmalaya pada saat itu terdapat pula kumpulan para ulama yang didukung oleh pemerintah yaitu Perkumpulan Guru Ngaji (PGN) yang didirikan oleh Bupati Tasikmalaya yaitu R.A.A. Wiratanuningrat. Ulama yang ada dalam organisasi ini dikenal juga dengan sebutan ulama Idhar. Ulama Idhar menerbitkan pula majalah yang bernama Al-Imtisal. Antara ulama […]
KH Masruri Mughni dan Budaya Menghafal Al-Qur’an Masyarakat Benda

KH Masruri Abdul Mughni Download PDF Setiap tanggal 1 Muharam tahun Hijriyah, masyarakat Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, mengadakan Haul Akbar al-Maghfūr lah KH Masruri Abdul Mughni (1943-2011 M) atau yang akrab disapa Abah Masruri. Namun, sebagian masyarakat belum banyak yang tahu tentang keunikan desa tersebut sebagai kampung yang aktif “memproduksi” Ḥāfiẓ/Ḥāfiẓah di setiap […]
Ibnu Ruslan dan Matan Zubadnya

Nazham ini sangat terkenal, di dunia maupun di Nusantara, terkhusus di kalangan santri, lantaran mereka mempelajarinya di pesantren. Nama lengkap pemilik nazham ini adalah Al-‘Allamah Syihabuddin Abu Al-‘Abbas Ahmad bin Husain bin Hasan bin ‘Ali bin Yusuf bin ‘Ali bin Ruslan Ar-Ramly As-Syafi’i. Ia lahir di kota Ramlah yang terletak di Palestina pada tahun 773 […]
Belajar Tawadhu’ dari Kiai Masbuhin Faqih, Mamba’us Sholihin

Di era media sosial seperti saat ini, pembahasan konflik dan intrik politik cenderung lebih menarik mengalahkan tema budi pekerti, akhlaqul karimah atau tema sejenis lainnya. Akibatnya sifat baik seperti tawadhu’ menjadi barang langka yang asing dan seolah tak penting. Namun bukan berarti sifat ini telah sepenuhnya hilang. Ia masih ada dan terus tumbuh di lembaga […]

