NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Ajengan Abdullah, Santri Hadratussyekh dari Cicukang Bandung

NU Media Jati Agung – Masih sedikit catatan yang mengungkap tentang peran ajengan-ajengan di Jawa Barat yang berperan dalam menanamkan NU. Terutama pada tahun 1930-an. Beruntung cabang NU Tasikmalaya memiliki majalah Al-Mawaidz sehingga kegiatan dan pemikiran para tokohnya terdokumentasi dengan baik. Itu pun mulai tahun 1933 hingga 1935. Kiai Wahid dalam buku Sedjarah K.H.A. Wachid […]

KH Jawahir Dahlan, Pemilik Suara Nabi Daud

Suatu ketika, Pondok Buntet Pesantren dan pesantren yang diasuh oleh KH Tb Ma’mun Banten mengadakan pertukaran santri. Buntet Pesantren mengirimkan empat utusannya, yakni KH Muhammad Hasyim Manshur, Kiai Amari, Kiai Abdur Rouf, dan KH Jawahir Dahlan. Sementara itu, Banten mengirimkan beberapa utusannya, di antaranya KH Tb Shaleh Ma’mun dan KH Tb Manshur Ma’mun. Utusan Banten […]

KH Abdul Halim Leuwimunding Pelopor Koperasi NU pada Awal Abad 20

Peran KH Abdul Halim Leuwimunding dalam Awal Gerakan Ekonomi NU NU Media Jati Agung – Para kiai pesantren sarungan pada masa awal abad 20 tidak hanya memikirkan urusan akhirat, tetapi juga keseimbangan hidup dunia-akhirat. Mereka menjalankan doa yang selalu dibaca setelah shalat: memohon keselamatan dunia dan akhirat. Keseimbangan ini tampak dari kiprah para kiai, termasuk […]

Kiai Masyhud, Ulama Keprabon Sang Pecinta Alfiah

Salah satu murid Kiai Masyhud, KH Saifuddin Zuhri, menyebutkan gurunya tersebut sebagai seorang ulama yang ahli di bidang ilmu nahwu. Saking cintanya ia pada ilmu Nahwu khususnya kitab Alfiah, membuat orang menyebutnya sebagai “Kiai Alfiah”. Kiai Masyhud putra dari Kiai Qosim lahir di Solo pada tahun 1876 M (beberapa sumber menyebutkan tempat lahir di Bonang […]

Silisilah Ajengan Unung, Tokoh NU Tasikmalaya, Terhubung dengan Hadratussyekh

Di dalam buku A. E. Bunyamin Nahdlatul Ulama di Tengah-tengah Perjuangan Bangsa, NU ke Tasikmalaya diperkenalkan Ajengan Fadil sekitar 1928. Ia merupakan seorang kiai dari daerah Cikotok (sekarang masuk wilayah Kabupaten Ciamis) yang kemudian menetap di daerah Nagarawangi (Tasikmalaya). NU berdiri pun dimulai dari rapat di rumah Ajengan Fadil. Di antara ajengan yang pertama kali […]

Surat-surat Ajengan Fadil Sebelum NU Tasikmalaya Berdiri

Korespondensi Ajengan Fadil dengan Ulama NU Sebelum Berdirinya Cabang Tasikmalaya Jawa Barat, NU Media Jati Agung– Pada masa awal berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), para kiai di berbagai daerah berkomunikasi melalui surat. Surat-surat Ajengan Fadil sebelum berdirinya NU Tasikmalaya menunjukkan hubungan keilmuan yang kuat antara ulama Jawa Barat dan para pendiri NU di Jawa Timur. Statuten NU […]

Kiai Abu ‘Amar, Cucu Panglima Perang Jawa dan Penerus Kemasyhuran Jamsaren

Pada tanggal 3-6 Maret 1954, Menteri Agama KH Masykur menyelenggarakan Konferensi Ulama di Cipanas, Bogor. Konferensi yang antara lain menelurkan keputusan pemberian status Waliyyul Amri Dlaruri bis Syaukah kepada Presiden Soekarno ini menjadi penting, sebab selain menjadi titik temu pembahasan persoalan wali hakim nikah, juga mempertegas sikap mayoritas umat untuk tidak mendukung tindakan makar DI/TII, […]

Fajrul Falaakh Perumus Nilai Dasar Pergerakan PMII

Mohammad Fajrul Falaakh, adalah salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mempunyai prestasi dalam bidang kajian konstitusi dan hukum tata negara. Ia lahir di Gresik, Jawa Timur, 2 April 1959 dan wafat di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2014. Fajrul, begitu panggilan akrabnya, menyelesaikan Sarjana Muda Hukum (1981) dan Sarjana Hukum di Fakultas […]

Kepahlawanan Ajengan Ruhiat Cipasung

Siang itu, pria berumur 34 tahun pergi ke alun-alun Tasikmalaya. Dia kemudian berdiri tegap di atas babancong, podium terbuka yang tak jauh dari pendopo kabupaten. Ia berpidato, menyatakan dengan tegas bahwa kemerdekaan yang sudah diraih bangsa Indonesia cocok dengan perjuangan Islam. Menurut dia, kemerdekaan harus dipertahankan dan jangan sampai jatuh kembali ke tangan penjajah. Ia […]

O. Hulaemi, Ajengan Kuntet dari Garasi

Kehadiran majalah ini menjadi penting karena di Tasikmalaya pada saat itu terdapat pula kumpulan para ulama yang didukung oleh pemerintah yaitu Perkumpulan Guru Ngaji (PGN) yang didirikan oleh Bupati Tasikmalaya yaitu R.A.A. Wiratanuningrat. Ulama yang ada dalam organisasi ini dikenal juga dengan sebutan ulama Idhar. Ulama Idhar menerbitkan pula majalah yang bernama Al-Imtisal. Antara ulama […]