NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Kiai Ahmad Dimyati, Mengabdi dalam Sepi

Di Dusun Wonoayu Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, ada seorang kiai sepuh. Kiai ini berasal dari daerah Kanigoro Blitar yang kemudian mukim di Malang. Namanya Kiai Ahmad Dimyati. Bagi penulis, ia adalah sosok yang mengesankan setelah berkunjung kepadanya beberapa kali. Sebagaimana budaya masyarakat Islam masa dulu, Kiai Ahmad Dimyati dalam perjalanan hidupnya pernah belajar […]

Ajengan Garuda, Ulama NU Sunda Kelahiran Makkah

KH Raden Ahmad Djawari lebih dikenal dengan julukan Ajengan Garuda atau Mama Garuda. Ia merupakan salah seorang ulama Sunda yang berdakwah mengibarkan bendera Ahlussunah wal Jamaah di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Garut dan Bandung. Disebut Ajengan Garuda karena ia mendirikan dan mengelola Pesantren Annajah di Jalan Garuda, Bandung. Kiai Djawari lahir di Makkah Al-Mukarromah […]

KH Muhammad Ilyas Ruhiat, Rais Aam Mendampingi Gus Dur Periode Ketiga

KH Ilyas Ruhiat dilahirkan hari Ahad, 12 Rabiul Awwal 1352 H atau 31 Januari 1934. Konon namanya sebagai tafa’ul terhadap tokoh muda pesantren yang tengah naik daun saat itu, KH Muhammad Ilyas, salah seorang tokoh NU yang pernah menjabat Menteri Agama dalam tiga periode. Sejak kecil, Ilyas dididk orang tuanya sendiri, Ajengan Ruhiat, perintis pesantren […]

KH Shoheh Bunikasih, Ulama Sunda Murid Syekh Al-Azhar Ibrahim Al-Baijuri

Di Desa Bunikasih (Warungkondang), Cianjur, Jawa Barat, ternyata terdapat makam seorang ulama besar Sunda yang hidup di abad ke-19 M, yaitu KH Shoheh bin KH Nuruddin. KH Shoheh tercatat wafat pada 24 Rajab tahun 1302 Hijri (bertepatan dengan 10 Mei 1885 Masehi). Saya dan rombongan kawan-kawan Pascasarjana UNUSIA Jakarta berkesempatan menziarahi makam KH Shoheh ini […]

Al-Maghfurlah KH Mahtum Hannan, Kiai Berjuta Santri

Almaghfurlah KH Mahtum Hannan. Nama ini sangat masyhur khususnya di kalangan santri wilayah III Cirebon. Dikenal dengan panggilan Ki Mahtum, beliau adalah salah seorang putra dari Almaghfurlah KH Abdul Hannan, muassis pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon era modern. Dua tokoh ini –Ki Hannan dan Ki Mahtum– tidak pernah absen dari daftar masyayikh yang membela pesantren Babakan […]

Hadratussyekh Hasyim Asy’ari, Kiai Romly Tamim, dan Kiai Mustain Romly

Kiai Romly Tamim (wafat 1958) adalah ulama ahli ilmu tauhid dan fikih. Guru beliau, yakni Kiai Kholil Bangkalan (wafat 1925),  memintanya untuk meneruskan belajar di Pesantren Tebuireng dalam asuhan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari (wafat 1947). Di Pesantren Tebuireng, Kiai Romly menjadi lurah pondok, dan kemudian diambil menantu. Pada sekitar tahun 1930-an, Kiai Romly Tamim kembali pulang […]

Tiga Habib Satu Kiai Anjurkan Ajengan Syuja’i Masuk NU

Mama Ajengan KH Ahmad Syuja’i Ciharashas (selajutnya Mama Ciharashas), Cianjur, Jawa Barat, kurang mendapat perhatian dalam sejarah NU. Padahal ia, melalui pesantrennya, adalah pemasok kiai-kiai yang menjadi pengurus NU di Priangan Barat. Jika ditelusuri, Rais Syuriah PCNU di Priangan Barat adalah didikan Mama Ciharashas. Sebut misalnya Rais Syuriyah PCNU Sukabumi KH Mahmud Mudrikah Hanafi (Pengasuh […]

Kiai Bisri ‘Syansuri’ dari Pati/Jombang

Nama ‘Syansuri’ cukup terkenal di Jawa, terutama di kalangan santri nahdliyyin. Salah seorang tokoh yang memiliki nama ini adalah kakek Gus Dur dari pihak ibu, yaitu Kiai Bisri Syansuri (w. 1980), seorang ulama besar yang pernah menjabat sebagai Rais Aam Nahdlatul Ulama sepeninggal Kiai Abdul Wahab Chasbullah (w. 1972). Kiai lain yang menggunakan nama ini […]

Jejak Perjuangan Kiai Kholil Kauman

Sejak tahun 1926, Surakarta yang kala itu masih menjadi wilayah Vorstenlanden telah mengirimkan utusannya ke perhelatan Muktamar NU, yang diwakili oleh Kiai Ahmad Siradj Panularan dan Kiai Mawardi Keprabon. Pada perkembangannya, meski belum ditemukan keterangan secara rinci, layaknya cabang-cabang lain seperti Jombang, Semarang, Pekalongan, dan sebagainya mengenai pembentukan cabang di Surakarta, namun sejak Muktamar pertama […]

Kiai Moch Anwar, Ulama Produktif Penulis Ratusan Buku

NU Media Jati Agung – Bagi santri yang baru mempelajari ilmu nahwu dasar mungkin tidak asing dengan buku Ilmu Nahwu terjemahan kitab Jurumiyah dan Imrithi berjilid hitam. Karena santri tingkat awal biasanya memegang buku tersebut untuk memudahkannya dalam mempelajari ilmu nahwu saat berada di kobong. Sosok penulis buku tersebut adalah KH Moch Anwar. Ia merupakan […]