Dari Lampung ke Panggung Siber Dunia
Bandar Lampung, NU Media Jati Agungโ Black Hat USA 2026 menjadi momentum penting bagi siswa MAN 1 Bandar Lampung, Riski Muhammad Ivan, yang akan menghadiri konferensi keamanan siber bergengsi di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Agustus 2026.ย
Keikutsertaan Riski menunjukkan potensi talenta digital asal Lampung yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Prestasi Bug Bounty Antar Riski ke Konferensi Internasional
Riski Muhammad Ivan dikenal memiliki prestasi di bidang keamanan siber melalui program bug bounty.

Ia berhasil menemukan sejumlah celah keamanan (bug) pada berbagai platform digital, termasuk milik Microsoft dan NASA.
Temuan tersebut kemudian ia laporkan melalui mekanisme responsible disclosure sesuai prosedur yang berlaku.

Gubernur Lampung Berikan Dukungan
Keberangkatan Riski mendapat dukungan dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.ย
Dukungan itu disampaikan saat menerima Riski bersama orang tuanya di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (10/7/2026).

Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pengembangan talenta digital daerah dengan memberikan dukungan kepada putra-putri Lampung yang berprestasi di bidang teknologi.
Selain itu, Rahmat Mirzani mengapresiasi semangat belajar Riski yang mengembangkan kemampuan secara otodidak sejak duduk di bangku SMP melalui berbagai sumber pembelajaran daring serta forum komunitas keamanan siber.

“Bidang cyber security adalah profesi yang akan semakin dibutuhkan di masa depan. Terus tekuni kemampuan ini karena potensinya sangat besar,” kata Rahmat Mirzani saat memberikan motivasi kepada Riski.
Belajar Mandiri Sejak SMP
Dalam kesempatan tersebut, Riski mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia keamanan siber berawal dari hobi mempelajari pemrograman secara mandiri.

Ia aktif mendalami berbagai bahasa pemrograman dan teknik pengujian keamanan sistem melalui YouTube, sejumlah platform pembelajaran, serta komunitas keamanan siber yang diikutinya.
Lebih lanjut, Riski menjelaskan bahwa kontribusinya dalam program bug bounty dengan menemukan berbagai celah keamanan membawanya memperoleh undangan menghadiri Black Hat USA 2026.
Konferensi tersebut merupakan salah satu forum keamanan siber paling bergengsi di dunia yang mempertemukan praktisi, peneliti, dan pakar keamanan siber dari berbagai negara.
Kendala Biaya Menjadi Tantangan
Ayah Riski, A Saidi, mengatakan undangan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga. Namun, keterbatasan biaya masih menjadi tantangan sehingga keluarga berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak.
Menanggapi hal itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu keberangkatan Riski ke Amerika Serikat.
“Insya Allah nanti kita bantu,” tegas Gubernur.
Dorong Generasi Muda Kuasai Teknologi
Rahmat Mirzani berharap dukungan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda Lampung untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan keamanan siber sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (ARIF)

