NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Dorong Digitalisasi Lamtim

Wabup Lampung Timur Buka Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

Metro, NU Media Jati AgungBimtek Pengadaan Barang dan Jasa menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk mempercepat transformasi digital dalam sistem pengadaan pemerintah.

Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi dan Praktik Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan serta Mini Kompetisi pada Katalog Elektronik Versi 6 di Hotel Aidia Grande Metro, Selasa.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala bagian, Plt Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam menghadapi perkembangan sistem pengadaan yang semakin modern dan berbasis digital.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Dalam sambutannya, Azwar Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, bimtek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance, khususnya pada sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Azwar Hadi menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur dalam menghadapi perubahan sistem pengadaan yang terus berkembang.

“Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam menghadapi transformasi sistem pengadaan yang semakin modern dan digital,” ujar Azwar.

Katalog Elektronik Versi 6 Percepat Proses Pengadaan

Lebih lanjut, Azwar Hadi menjelaskan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah terus berkembang.

Oleh karena itu, pemerintah membutuhkan sistem yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, kehadiran Katalog Elektronik Versi 6 menjadi inovasi penting yang mampu mempercepat proses pengadaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Azwar Hadi mengingatkan bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan hadirnya Katalog Elektronik Versi 6, proses pengadaan dituntut menjadi lebih cepat, transparan, dan kompetitif. Sistem ini juga dirancang untuk meminimalisir potensi penyimpangan serta memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Peserta Harus Memahami Dokumen Pengadaan

Selain mendorong digitalisasi, Wakil Bupati Lampung Timur juga meminta seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, dan perangkat daerah terkait agar memahami tata cara penyusunan dokumen persiapan pengadaan.

Gambar Artikel

Menurutnya, dokumen yang valid, akurat, dan sesuai regulasi menjadi kunci utama untuk mendukung kelancaran transaksi melalui mekanisme E-Purchasing.

Dengan demikian, setiap perangkat daerah dapat mengantisipasi berbagai kendala pada tahap pelaksanaan.

Azwar Hadi mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan proaktif. Jangan ragu untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta mencari solusi terhadap berbagai kendala teknis yang pernah dihadapi. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyamakan persepsi dan memahami regulasi terbaru,” katanya.

Wabup Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

Selanjutnya, Azwar Hadi menekankan pentingnya percepatan realisasi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Lampung Timur tanpa mengabaikan ketentuan pemerintah.

Ia juga meminta seluruh peserta segera menerapkan ilmu dan pengalaman selama bimtek di lingkungan kerja masing-masing.

Dengan begitu, setiap perangkat daerah dapat menjalankan proses pengadaan secara lebih efektif dan profesional.

Azwar Hadi mengingatkan seluruh ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem digital.

“Jadilah ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sistem digital. Tetap kedepankan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, dan integritas dalam setiap proses pengadaan yang dilaksanakan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap seluruh perangkat daerah semakin siap mengimplementasikan sistem pengadaan berbasis digital.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan pengelolaan anggaran yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

(Ahmad Royani, S.H.I)