NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Baznas Bandar Lampung Salurkan 95 Ton Beras 2026

Baznas Bandar Lampung Salurkan 95 Ton Beras ke Mustahik

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung –Β  Baznas Bandar Lampung salurkan 95 ton beras kepada puluhan ribu penerima manfaat pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari peningkatan penghimpunan dan distribusi zakat di wilayah tersebut.

Ketua Baznas Kota Bandar Lampung Ismail Saleh menyampaikan bahwa penyaluran zakat tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baznas menghimpun zakat dari para muzaki, kemudian menyalurkannya dalam bentuk bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, tahun ini penghimpunan dan penyaluran zakat meningkat 95 ton beras dengan distribusi bantuan yang menjangkau puluhan ribu penerima manfaat (mustahik),”

Penyaluran Sesuai Syariat Islam

Selain itu, Baznas memastikan penyaluran zakat berjalan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Oleh karena itu, lembaga ini menyalurkan bantuan kepada delapan golongan penerima (asnaf), seperti fakir, miskin, hingga fisabilillah.

Bahkan, Baznas juga memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir serta kelompok rentan lainnya.

“Penyaluran ini telah menjangkau hampir 22.000 mustahik yang tersebar di 20 kecamatan dan 126 kelurahan di Kota Bandarlampung,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Tepat Sasaran

Selanjutnya, Baznas tidak bekerja sendiri dalam proses distribusi zakat. Lembaga ini menggandeng berbagai pihak agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

Gambar Artikel

Baznas melibatkan pondok pesantren, panti asuhan, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid pada masing-masing wilayah.

“Jadi kami tidak bekerja sendiri untuk menyalurkan zakat ini. Tapi melibatkan pihak-pihak yang memang memiliki data masyarakat yang berhak menerima zakat ini. Hal ini agar distribusi tepat sasaran,”

Program Zakat Produktif

Di sisi lain, Ismail menjelaskan bahwa tren penghimpunan zakat di Kota Bandarlampung terus mengalami kenaikan setiap tahun. Namun demikian, Baznas berharap jumlah mustahik dapat menurun.

Hal ini karena Baznas menjalankan program pemberdayaan ekonomi agar penerima zakat dapat mandiri di masa depan.

β€œTujuan zakat bukan hanya konsumtif, tetapi produktif. Hari ini mustahik, ke depan diharapkan menjadi muzaki,”

(Ahmad Royani, S.H.I.,)