Arus Balik ASDP Tembus 327 Ribu Penumpang
Jakarta, NU Media Jati Agung – Arus balik ASDP mencatat sebanyak 327.646 penumpang telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera selama periode Lebaran 1447 Hijriah. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di jalur penyeberangan utama nasional.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merilis data tersebut berdasarkan Posko Angkutan Lebaran sejak 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB atau periode H hingga H+3. Selain itu, data ini menggambarkan tren peningkatan arus balik yang terus bergerak.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menjelaskan bahwa jumlah tersebut mencapai 36,4 persen dibandingkan total penumpang arus mudik yang mencapai 898.864 orang.
Ia menegaskan tren pergerakan arus balik masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.
“Data ini menunjukkan arus balik masih akan terus bergerak dan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Kendaraan Ikut Meningkat Signifikan
Selain penumpang, arus balik ASDP juga mencatat pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Hingga periode yang sama, sebanyak 89.389 unit kendaraan telah kembali ke Jawa dari Sumatera.
Jumlah tersebut mencapai sekitar 37 persen dibandingkan total kendaraan saat arus mudik yang mencapai 239.920 unit. Oleh karena itu, peningkatan ini menandakan aktivitas transportasi masih terus berlangsung secara intensif.
Heru Widodo menuturkan bahwa arus balik mulai menunjukkan peningkatan signifikan di tengah tingginya mobilitas masyarakat setelah libur Lebaran. Selain itu, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kelancaran operasional.
Ia menjelaskan pentingnya koordinasi antar pihak.
“Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pergerakan penumpang dan kendaraan tetap terkendali,β ujarnya.
Optimalisasi Layanan dan Fasilitas
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik ASDP, perusahaan mengoptimalkan berbagai strategi operasional. Pertama, ASDP menyesuaikan jumlah kapal dengan tingkat kepadatan.
Selain itu, ASDP menyiapkan contingency plan berupa tugboat dan teknisi siaga selama 24 jam.

Kemudian, ASDP menerapkan pola TibaβBongkarβBerangkat (TBB) guna mempercepat layanan saat kondisi padat. Dengan langkah tersebut, ASDP berupaya menjaga kelancaran arus penyeberangan secara maksimal.
Tidak hanya itu, ASDP juga meningkatkan kenyamanan pengguna jasa di pelabuhan dengan menghadirkan berbagai fasilitas tambahan.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan berbagai layanan yang tersedia untuk penumpang. Sebelum menyampaikan pernyataannya, ia menegaskan pentingnya kenyamanan bagi pengguna jasa, terutama anak-anak.
“Anak-anak dapat bermain games, aktivitas mewarnai gambar, bernyanyi, mendengarkan dongeng, serta mendapatkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kami,β jelasnya.
Kenaikan Penumpang dan Kendaraan
Pada periode H+2 Lebaran atau 24 Maret 2026, arus balik dari Sumatera ke Jawa mencapai 128.821 penumpang. Angka ini meningkat sebesar 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, jumlah kendaraan mencapai 36.499 unit atau naik 63 persen. Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera juga mengalami peningkatan.
Tercatat sebanyak 47.052 penumpang bergerak dari Jawa ke Sumatera atau naik 24,7 persen. Kemudian, jumlah kendaraan mencapai 10.110 unit atau meningkat 20,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan demikian, ASDP terus berkomitmen menjaga kelancaran arus balik agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan terkendali.
(Ahmad Royani, S.H.I.,)

