NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

AGI Sudah Dekat, Bos OpenAI Ungkap Prediksi

AGI Sudah Dekat, Sam Altman Bicara Terbuka

NU Media Jati Agung – AGI sudah dekat dan hal itu diungkap langsung oleh CEO OpenAI, Sam Altman, dalam sebuah forum internasional. Ia menyampaikan prediksi tersebut saat menghadiri diskusi di sela-sela KTT India-AI Impact 2026.

Perkembangan artificial intelligence (AI) memang melesat sangat cepat. Kini, teknologi tersebut tidak hanya mampu mengobrol, tetapi juga memecahkan persoalan matematika rumit hingga merancang kode pemrograman kompleks.

Karena itu, banyak pihak mulai menyoroti kemunculan Artificial General Intelligence (AGI), yaitu sistem AI dengan kemampuan kognitif setara manusia.

Sebagai informasi, AGI berbeda dari AI yang saat ini masyarakat gunakan. Jika AI saat ini hanya unggul dalam tugas spesifik seperti merangkum teks atau membuat gambar, maka AGI mampu belajar mandiri, merencanakan sesuatu, serta menyelesaikan beragam persoalan lintas bidang tanpa perlu diprogram satu per satu.

Prediksi Sam Altman soal Kemunculan AGI

Dalam forum tersebut, Altman menegaskan bahwa kehadiran AGI bukan lagi wacana jangka panjang. Ia bahkan menilai momen itu semakin dekat.

Sebelum menyampaikan pernyataan utama, Altman menjelaskan bahwa kemampuan model AI di internal OpenAI meningkat sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Ia kemudian mengajak audiens membandingkan kondisi saat ini dengan enam tahun lalu.

Pada masa itu, banyak orang menganggap mustahil jika mesin mampu melakukan riset ilmiah mandiri, menulis program kompleks, atau bekerja layaknya dokter dan pengacara.

Namun sekarang, berbagai kemampuan tersebut mulai terwujud secara bertahap.

Gambar Artikel

“AGI terasa sudah cukup dekat pada titik ini,” ujar Altman, seperti dikutip KompasTekno dari kanal YouTube The Indian Express.

Altman juga menambahkan bahwa fase takeoff atau percepatan perkembangan AI akan berlangsung lebih cepat dari perkiraan awal. Oleh sebab itu, ia melihat wujud utuh AGI hanya tinggal selangkah lagi.

Superintelijen Mengikuti Setelah AGI

Selain membahas AGI, Altman juga menyinggung Artificial Superintelligence (ASI). Jika AGI memiliki kecerdasan setara manusia, maka ASI melampaui kecerdasan manusia paling genius sekalipun di hampir semua bidang ilmu.

Menurut Altman, kemunculan superintelijen tidak akan terpaut jauh dari kehadiran AGI. Ia menilai percepatan teknologi akan mendorong fase tersebut berlangsung lebih cepat dari prediksi sebelumnya.

“Mengingat apa yang sekarang saya perkirakan sebagai fase takeoff yang lebih cepat, saya rasa superintelijen tidak terlalu jauh,” tegasnya.

Prediksi tersebut sekaligus menjadi sinyal penting bagi dunia teknologi global. Jika mesin dengan kecerdasan melampaui manusia benar-benar hadir dalam beberapa tahun ke depan, maka berbagai sektor kehidupan akan menghadapi perubahan besar. (Ahmad Royani, S.H.I)