Bandar Lampung, NU Media Jati Agung ā 662 personel gabungan mengamankan aksi unjuk rasa Aliansi Lampung Tarik Mandat di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (15/6/2026).
Personel berasal dari Polda Lampung, Sat Brimob Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Satpol PP Provinsi Lampung.
Mereka bersiaga di sejumlah titik. Mereka memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tertib, dan kondusif.
Polresta Bandarlampung mengerahkan personel untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Selain itu, petugas menjaga situasi di sekitar DPRD Provinsi Lampung agar tetap kondusif.
Polresta Kedepankan Pengamanan Humanis
Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif. Mereka juga menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Ia menegaskan personel mengutamakan pelayanan dan pengawalan selama aksi berlangsung.
“Jumlah itu terdiri atas jajaran Polda Lampung, Sat Brimob Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, serta Satpol PP Provinsi Lampung yang disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan kondusif,” kata Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati.
“Pengamanan unjuk rasa dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pelayanan dan pengawalan agar kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Polisi Atur Arus Lalu Lintas
Selain mengamankan lokasi aksi, petugas mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Petugas berupaya mencegah kemacetan. Mereka juga menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar DPRD Provinsi Lampung.

Selanjutnya, Polresta Bandarlampung mengimbau peserta aksi mematuhi aturan. Polisi juga mengajak peserta menjaga keamanan dan ketertiban umum.
“Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” kata dia.
Ia juga mengajak seluruh peserta menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan.
“Sampaikan aspirasi dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif
Sementara itu, masyarakat yang akan melintas di sekitar DPRD Provinsi Lampung sebaiknya menggunakan jalur alternatif. Langkah ini membantu mengurangi kepadatan kendaraan.
Petugas akan menyesuaikan pengalihan arus lalu lintas dengan kondisi di lapangan.
“Pengalihan arus lalu lintas bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan,” kata dia.
(Ahmad Royani, S.H.I)

