Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG – Aktual Informatif dan Terkini

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

TNI AL Sita 4.364 Kartrid Vape Senilai Rp34,9 Miliar Diduga Mengandung Narkotika

TNI AL Amankan 4.364 Kartrid Vape di Bakauheni

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung— Tim gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengamankan 4.364 kartrid vape yang diduga mengandung narkotika di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. Nilainya diperkirakan mencapai Rp34,9 miliar.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengungkapkan kasus ini di Bandar Lampung, Senin (12/10/2026).

“Kami berhasil mengamankan 4.364 kartrid cairan rokok elektrik yang diduga mengandung zat narkotika dengan nilai sekitar Rp34,9 miliar di Pelabuhan ASDP Bakauheni,” kata Uki.

Tim gabungan menerima informasi intelijen pada Senin (5/10/2026), sekitar pukul 02.50 WIB.

Informasi itu mengarah pada dugaan pengiriman cairan vape yang mengandung etomidate melalui Pelabuhan Bakauheni.

Penindakan ini melibatkan tiga unsur, yakni Satuan Tugas Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Satgas Intelmar Pusintelal), Tim Fleet Information Quick Response (FIQR) Pangkalan TNI AL Lampung, serta Tim Pengamanan Objek Vital Nasional (Pamobvitnas) ASDP Bakauheni.

Ribuan Kartrid Vape Disembunyikan dalam Kardus Keripik

Petugas memeriksa bus ALS bernomor polisi BK 7571 UA yang melayani rute Medan–Tangerang. Saat memeriksa bagasi, mereka menemukan tiga kardus berisi keripik singkong.

“Namun setelah diperiksa lebih teliti, di balik makanan tersebut disembunyikan ribuan cartridge liquid vape merek Yakuza XL dan Batman,” kata dia.

Petugas menghitung seluruh kartrid bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung. Hasil penghitungan menunjukkan total 4.364 kartrid dalam ketiga kardus tersebut.

Kardus pertama memuat 1.590 kartrid Yakuza XL berwarna ungu, sedangkan kardus kedua berisi 1.173 kartrid Yakuza XL berwarna merah.

Adapun kardus ketiga memuat 797 kartrid Batman berwarna hitam, 210 kartrid Yakuza XL berwarna ungu, dan 594 kartrid Yakuza XL berwarna merah.

Petugas kemudian menguji barang bukti bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung. Mereka menggunakan alat narco test untuk pemeriksaan awal.

“Barang bukti yang kami amankan kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test yang menunjukkan indikasi kandungan narkotika di dalamnya,” katanya.

Hasil Laboratorium Resmi Masih Ditunggu

Uki memperkirakan pengungkapan ini dapat mencegah paparan narkotika terhadap 13.092 hingga 21.820 orang.

Menurutnya, langkah tersebut juga berpotensi menghemat biaya rehabilitasi sebesar Rp11,19 miliar hingga Rp18,65 miliar.

Meski demikian, petugas masih menelusuri identitas pengemudi bus dan data pengirim paket.

Saat ini, seluruh barang bukti berada di Markas Komando Pangkalan TNI AL Lampung.

Petugas menunggu hasil uji laboratorium resmi sebelum menyerahkan barang bukti kepada instansi penegak hukum yang berwenang.

Pemeriksaan awal menunjukkan indikasi kandungan narkotika. Namun, hasil uji laboratorium resmi tetap diperlukan untuk memastikan kandungan tersebut.

Uki menyebut pengungkapan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali. Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan Asta Cita ke-7 Presiden RI mengenai pemberantasan peredaran gelap narkoba.

“Hal tersebut demi menyelamatkan bangsa dari ancaman darurat narkoba,” kata dia. (Ahmad Royani, S.H.I.,)