Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01
LIPUTAN RESMI

Kanal Muktamar ke-35 NU

NU MEDIA JATI AGUNG — Media yang mendapat izin liputan resmi selama kegiatan Muktamar ke-35 NU

Berita Muktamar ke-35 NU Terbaru

Memuat berita Muktamar ke-35 NU...

Tim NU Media Jati Agung Nyekar ke Makam KH Abdul Wahab Chasbullah

Nyekar Sebelum Muktamar NU

JOMBANG, NU Media Jati Agung — Tim NU Media Jati Agung menempuh perjalanan dari Lampung menuju Jombang, Jawa Timur. Tim kemudian menyempatkan diri nyekar ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah, Sabtu 22 Agustus 2026.

Tim melakukan nyekar di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung beberapa hari sebelum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Muktamar ke-35 NU akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menjadi lokasi pelaksanaan agenda tersebut.

Bagi Tim NU Media Jati Agung, perjalanan dari Lampung tidak sekadar menghadiri momentum Muktamar. Tim juga memanfaatkan perjalanan tersebut untuk mengenang perjuangan para ulama.

KH Abdul Wahab Chasbullah memiliki hubungan erat dengan sejarah Tambakberas dan Nahdlatul Ulama. Karena itu, tim memasukkan agenda nyekar dalam perjalanan menuju Jombang.

Makna Perjalanan dari Lampung

Pimpinan Redaksi NU Media Jati Agung, Arif Riana, menyampaikan makna perjalanan tersebut. Ia menilai perjalanan dari Lampung menuju Jombang memberikan pengalaman tersendiri.

ā€œKami datang dari Lampung ke Jombang ini bukan hanya untuk melihat pelaksanaan Muktamar. Kami ingin merasakan langsung suasana Tambakberas dan menyempatkan diri nyekar ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah. Bagi kami, ini bentuk penghormatan kepada ulama dan bagian dari ikhtiar sebelum mengikuti momentum besar Muktamar NU,ā€ ujar Arif Riana.

Menurut Arif, kegiatan tersebut juga mengingatkan tim terhadap perjuangan para ulama. Ia berharap nilai tersebut terus menjadi pegangan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

ā€œPerjalanan kami cukup jauh dari Lampung ke Jawa Timur. Tetapi rasa lelah itu terbayar ketika kami bisa sampai di Tambakberas dan nyekar ke makam Mbah Wahab. Kami berharap perjalanan ini membawa keberkahan dan menjadi penyemangat bagi NU Media Jati Agung untuk terus berkhidmat melalui media,ā€ katanya.

Arif menilai media memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, tim ingin menjalankan tugas jurnalistik dengan tetap menghormati nilai perjuangan ulama.

Mengenal Sejarah KH Abdul Wahab Chasbullah

Wawan Hidayat, Biro NU Media Jati Agung Tulang Bawang Barat, turut menjelaskan sejarah KH Abdul Wahab Chasbullah. Ia menyampaikan penjelasan tersebut kepada anggota tim selama berada di Tambakberas.

KH Abdul Wahab Chasbullah menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan Nahdlatul Ulama. Sosok tersebut juga memiliki hubungan kuat dengan sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Sejarah pesantren mencatat hubungan keluarga KH Abdul Wahab Chasbullah dengan Tambakberas. KH Wahab merupakan cucu KH Abdus Salam, pendiri Pesantren Tambakberas.

KH Wahab kemudian mengasuh pesantren setelah ayahnya, KH Chasbullah, wafat. Perjalanan tersebut semakin memperkuat hubungan KH Wahab dengan lingkungan Tambakberas.

Sejumlah catatan sejarah juga mengaitkan KH Abdul Wahab Chasbullah dengan perkembangan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama. Pemerintah Kabupaten Jombang mencatat peran penting KH Wahab dalam sejarah Gerakan Pemuda Ansor.

Ziarah Menjadi Bagian Perjalanan

Wawan menjelaskan alasan tim menyempatkan diri berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah. Menurutnya, perjalanan menuju Tambakberas terasa kurang lengkap tanpa mengenang tokoh tersebut.

ā€œKH Abdul Wahab Chasbullah bukan hanya tokoh NU, tetapi juga sosok yang mempunyai sejarah panjang dengan Tambakberas. Karena itu, ketika kami sudah sampai di Jombang, rasanya kurang lengkap kalau tidak nyekar ke makam beliau,ā€ ujar Wawan.

Wawan juga menilai perjalanan tersebut memberikan kesempatan kepada tim untuk mengenal sejarah ulama secara langsung. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan jurnalistik mereka.

ā€œKami datang dari Tulang Bawang Barat, Lampung, dan menempuh perjalanan cukup jauh. Alhamdulillah bisa sampai di Tambakberas dan melihat langsung tempat yang memiliki sejarah besar bagi NU,ā€ lanjutnya.

Kegiatan nyekar berlangsung dengan khidmat. Tim NU Media Jati Agung memanjatkan doa dan mengenang jasa KH Abdul Wahab Chasbullah.

Menyambut Muktamar ke-35 NU

Tim NU Media Jati Agung kemudian melanjutkan persiapan untuk mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU. Tim melihat kegiatan tersebut sebagai momentum penting bagi warga Nahdliyin dari berbagai daerah.

Muktamar akan mempertemukan berbagai elemen Nahdlatul Ulama di Jombang. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga memperlihatkan besarnya perhatian warga Nahdliyin terhadap agenda organisasi.

Bagi Tim NU Media Jati Agung, perjalanan dari Lampung memiliki dua sisi penting. Pertama, tim menjalankan tugas jurnalistik untuk meliput momentum Muktamar.

Kedua, tim mendapatkan pengalaman spiritual dan sejarah melalui kegiatan nyekar. Kedua pengalaman tersebut memberikan makna tersendiri bagi perjalanan mereka.

Tim berharap perjalanan tersebut tidak hanya menghasilkan pemberitaan. Tim juga ingin membawa semangat perjuangan ulama dalam menjalankan aktivitas media.

Harapan untuk Muktamar

Arif Riana menyampaikan harapan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

ā€œSemoga Muktamar NU berjalan lancar, membawa keberkahan dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemaslahatan NU, warga Nahdliyin, bangsa, dan masyarakat Indonesia,ā€ pungkas Arif Riana.

Perjalanan Tim NU Media Jati Agung dari Lampung menuju Jombang menjadi bagian dari rangkaian persiapan Muktamar. Nyekar ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah turut memberikan nilai sejarah dalam perjalanan tersebut.

Tim membawa harapan agar momentum Muktamar semakin memperkuat semangat khidmat. Tim juga berharap media dapat terus mengambil peran dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat.

Dengan semangat tersebut, Tim NU Media Jati Agung mengikuti suasana Tambakberas menjelang Muktamar. Perjalanan itu sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenang jasa ulama dan memperkuat komitmen jurnalistik.