Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG – Aktual Informatif dan Terkini

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

SRIKANDI Versi 3 Perkuat Keamanan Arsip Digital Lamsel

Pembaruan SRIKANDI Dorong Keamanan Informasi dan Efisiensi Birokrasi

Lampung Selatan,NU MEDIA JATI AGUNG – Aplikasi SRIKANDI versi 3 menghadirkan pembaruan sistem untuk memperkuat keamanan informasi, meningkatkan kinerja, dan mempermudah pengelolaan arsip digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan memperkenalkan pembaruan tersebut melalui bimbingan teknis (bimtek) di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026.

  • Pemkab Lampung Selatan Gelar Bimtek SRIKANDI

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar bimtek penerapan SRIKANDI versi 3 dengan melibatkan 100 peserta.

Mereka terdiri atas admin dan operator SRIKANDI dari seluruh perangkat daerah serta kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan materi mengenai pembaruan dan penerapan aplikasi tersebut.

Sebelumnya, aplikasi SRIKANDI menggunakan versi 2. Kini, versi 3 membawa perubahan arsitektur teknologi dan peningkatan kinerja yang membuat sistem lebih stabil, terpusat, serta mampu menjalankan pembaruan secara otomatis tanpa mengharuskan pengguna memperbarui sistem secara manual.

  • Supriyanto Tekankan Keamanan dan Ketertiban Arsip

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya keamanan informasi dan ketertiban dalam pengelolaan arsip pemerintahan.

Menurutnya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan dokumen, tetapi juga menjadi bukti pelaksanaan tugas dan sumber informasi untuk mengambil keputusan.

“Sekaligus bagian dari pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat. Transformasi digital menjadi kebutuhan untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, informasi yang jelas, serta proses birokrasi yang sederhana,” katanya.

Karena itu, Supriyanto meminta aparatur pemerintah mengimbangi penggunaan aplikasi digital dengan kebiasaan kerja yang tertib.

Ia menyoroti pentingnya tindak lanjut surat dan konsistensi pengelolaan arsip agar penerapan teknologi benar-benar mendukung pekerjaan sehari-hari.

“Keberhasilan digitalisasi tidak semata-mata diukur dari penggunaan aplikasi, tetapi juga dari dampaknya terhadap efektivitas kerja aparatur,” katanya.

  • SRIKANDI Versi 3 Hadirkan Fitur dan Sistem Baru

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Feri Bastian, melalui Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan, Aulia Rakhman, memaparkan sejumlah pembaruan dalam SRIKANDI versi 3.

Aulia menjelaskan, versi terbaru ini menggunakan arsitektur teknologi yang lebih modern, yakni microservices.

Selain itu, aplikasi ini menyempurnakan alur proses bisnis dan menyediakan pengaturan hak akses atau multiple role yang lebih fleksibel.

SRIKANDI versi 3 juga menambahkan notifikasi melalui email serta memperbarui proses registrasi naskah, tanda tangan elektronik (TTE), dan tampilan kode QR (QR Code). Pengguna juga dapat membubuhkan beberapa tanda tangan elektronik untuk naskah sejenis dengan ukuran TTE yang menyesuaikan dokumen.

Pembaruan tersebut turut mendukung kesinambungan administrasi ketika pegawai berganti atau berpindah tugas antarperangkat daerah.

Dengan demikian, pengelolaan dokumen pemerintahan dapat berjalan lebih terstruktur dan mudah ditelusuri.

“Penerapan SRIKANDI, pengelolaan dokumen pemerintahan diharapkan semakin aman, terstruktur, dan mudah ditelusuri,” katanya.

Melalui pembaruan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendorong aparatur memanfaatkan SRIKANDI secara konsisten untuk mendukung administrasi pemerintahan, keamanan informasi, dan efektivitas pelayanan publik.(Chandra Prasetya)