Rombongan Muslimat NU Pekalongan Hadir di Jombang
JOMBANG, NU Media Jati Agung ā Sebanyak 50 Muslimat NU Pekalongan dari PAC Muslimat NU Kecamatan Bojong tiba di Jombang pada Selasa (25/8/2026). Rombongan mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama sekaligus melaksanakan ziarah sebagai bagian dari tradisi Nahdliyin.
Puluhan kader Muslimat NU dari Kabupaten Pekalongan menempuh perjalanan menuju Jombang untuk menyambut Muktamar Ke-35 NU. Mereka berasal dari PAC Muslimat NU Kecamatan Bojong dan datang secara berkelompok.
Kehadiran rombongan menambah semarak kedatangan warga Nahdliyin dari berbagai daerah. Jombang mulai menerima banyak tamu menjelang pelaksanaan muktamar.
Hj. Zunanti menyampaikan tujuan utama rombongan saat berada di Jombang. Ia menegaskan bahwa rombongan mengikuti kegiatan muktamar sekaligus menjalankan agenda ziarah.
āHari ini kegiatan memang kita ikut meramaikan dalam rangka kegiatan Muktamar NU, dan juga kita ziarah,ā ujar Hj. Zunanti saat ditemui di Jombang, Selasa (25/8/2026).
Perjalanan dari Kecamatan Bojong Pekalongan
Rombongan berangkat dari Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Mereka membawa sekitar 50 anggota Muslimat NU untuk mengikuti momentum besar organisasi.
Hj. Zunanti menyampaikan jumlah peserta yang ikut dalam perjalanan tersebut.
āAlhamdulillah kita ada 50 orang,ā kata Hj. Zunanti.
Jumlah peserta itu menunjukkan tingginya antusiasme kader Muslimat NU Pekalongan. Mereka memilih hadir langsung untuk merasakan suasana menjelang Muktamar Ke-35 NU.
Antusiasme Warga Nahdliyin Terus Menguat
Kedatangan rombongan dari Pekalongan mencerminkan semangat warga Nahdliyin dari luar Jombang. Banyak jamaah datang lebih awal untuk mengikuti berbagai agenda pendukung muktamar.
Mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mempererat silaturahmi. Mereka juga bertemu dengan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.
Ziarah Menjadi Bagian dari Tradisi Nahdliyin
Selain mengikuti kegiatan muktamar, rombongan melaksanakan ziarah ke sejumlah makam ulama dan tokoh NU. Agenda itu menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka ke Jombang.
Tradisi ziarah memiliki tempat khusus dalam kehidupan warga Nahdliyin. Kebiasaan itu tumbuh kuat dalam lingkungan pesantren dan budaya ke-NU-an.
Banyak jamaah memadukan agenda ziarah dengan kehadiran pada muktamar. Mereka memanfaatkan perjalanan tersebut untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga NU.
Muktamar Ke-35 NU Berpusat di Tambakberas Jombang
Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi pusat pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Lokasi itu menjadi tujuan utama ribuan warga Nahdliyin dari berbagai wilayah.
Muktamar menjadi ajang penting bagi organisasi untuk berkumpul. Peserta juga mengikuti berbagai kegiatan yang mengiringi perhelatan tersebut.
Jombang sebagai kota pesantren menerima arus kedatangan tamu dari banyak daerah. Suasana persiapan muktamar terlihat semakin hidup dengan kehadiran rombongan dari berbagai wilayah.
Perempuan Nahdliyin Ikut Mewarnai Muktamar
Kehadiran 50 Muslimat NU Pekalongan memperlihatkan peran aktif perempuan Nahdliyin dalam menyambut Muktamar Ke-35 NU. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan tradisi keagamaan.
Perjalanan rombongan dari Kecamatan Bojong menjadi salah satu gambaran antusiasme warga NU di luar Jombang. Mereka rela menempuh perjalanan menuju bumi pesantren untuk mengambil bagian dalam momentum besar organisasi.
Semangat itu menambah warna dalam denyut persiapan Muktamar Ke-35 NU di Jombang. Kehadiran para kader Muslimat NU memperkuat suasana kebersamaan yang terus tumbuh menjelang pelaksanaan muktamar.

