NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Sapi Berbobot Besar Lampung Berpotensi Dominasi Pasar

Disnakkeswan Sebut Lampung Miliki Banyak Peternak Sapi Jumbo

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Sapi berbobot besar Lampung memiliki potensi besar untuk mendominasi pasar ternak nasional.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung menyebut banyak peternak rakyat di daerah tersebut sukses mengembangkan sapi jumbo berkualitas unggulan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengatakan peternak di Lampung telah lama memelihara sapi berbobot besar untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun luar daerah.

Ia menjelaskan peternak lokal menyediakan seluruh sapi bantuan Presiden untuk Provinsi Lampung pada 2026.

β€œDi Lampung ada banyak peternak yang memelihara sapi berbobot besar,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti di Bandarlampung, Kamis.

Selain itu, ia menegaskan peternak Lampung memasok seluruh sapi bantuan Presiden tahun ini. Bahkan, peternak Lampung juga rutin mengirim sapi jumbo ke berbagai daerah di Indonesia.

β€œSemua sapi yang didistribusikan sebagai bantuan Presiden merupakan sapi asal Lampung. Kami juga memasok sapi berbobot jumbo ke luar Lampung,” ujarnya.

Peternak Khusus Kembangkan Sapi Berbobot Besar

Lili Mawarti menjelaskan komunitas peternak khusus memelihara sapi jumbo di Lampung. Menurut dia, peternak membutuhkan keterampilan khusus untuk merawat sapi berbobot di atas 800 kilogram sehingga tidak semua peternak mampu menjalankan usaha tersebut.

Selain itu, kelompok peternak khusus juga mengelola sapi bakalan berbobot lebih dari 300 kilogram.

Hampir Seluruh Kabupaten Memiliki Peternak Sapi Jumbo

Ia menuturkan hampir setiap kabupaten di Lampung memiliki peternak sapi berbobot besar. Namun, peternak tertentu lebih banyak menjalankan usaha tersebut karena proses pemeliharaan membutuhkan perhatian ekstra.

Peternak juga rutin menjaga pola pakan dan kesehatan sapi agar bobot ternak terus meningkat.

β€œPeternak sapi jumbo ini merupakan peternak tertentu, karena tidak semua orang mampu memelihara dan merawat sapi dengan bobot besar. Namun, hampir di setiap kabupaten ada,” katanya.

Gambar Artikel

Lampung Tengah Jadi Sentra Sapi Berbobot Besar

Disnakkeswan mencatat Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu sentra peternakan sapi berbobot besar di Lampung. Selain itu, Kabupaten Lampung Selatan dan Tanggamus juga memiliki populasi sapi jumbo cukup tinggi.

Peternak di tiga daerah tersebut terus meningkatkan usaha penggemukan sapi menjelang Idul Adha.

Jenis Sapi Unggulan Lampung

Lili Mawarti mengatakan peternak rakyat di Lampung mengembangkan berbagai jenis sapi unggulan untuk usaha penggemukan.

Peternak juga terus memperluas budidaya sapi unggulan guna memenuhi permintaan pasar.

β€œAdapun jenis sapi yang banyak dikembangkan di antaranya Limousin, Simmental, Belgian Blue, peranakan Ongole (PO), dan Brahman,” ucap dia.

Harga Sapi Kurban 2026 Mengalami Kenaikan

Disnakkeswan juga mencatat harga hewan kurban pada 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, pedagang menjual sapi hidup dengan harga Rp58 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Sementara itu, pada 2026 pedagang menaikkan harga menjadi Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Menurut Lili Mawarti, kenaikan harga tersebut membuka peluang positif bagi peternak lokal untuk meningkatkan produksi sapi penggemukan.

Ia menilai momentum Idul Adha menjadi masa panen bagi peternak rakyat di Lampung.

Peternak lokal juga terus memperluas usaha penggemukan sapi untuk meningkatkan pendapatan.

β€œIni menjadi masa panen bagi peternak sekaligus bentuk apresiasi agar mereka terus meningkatkan budidaya peternakan sapi penggemukan,” tambahnya. (Ahmad Royani, S.H.I)