Sambut Ramadhan di Lapas Kelas I Bandar Lampung
Sambut Ramadhan, Lapas Kelas I Bandar Lampung menggelar aksi bersih-bersih masjid sebagai bentuk persiapan menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan berlangsung di Bandar Lampung pada Senin (16/2) setelah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin langsung kegiatan tersebut. Selain itu, ia melibatkan petugas dan warga binaan dalam aksi gotong royong untuk memastikan kebersihan sarana ibadah.
Ike menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ibadah yang nyaman.
“Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara petugas dan warga binaan untuk memastikan sarana ibadah dalam kondisi bersih,” kata Kepala Lapas Kelas I BandarLampung, Ike Rahmawati, di Bandar Lampung, Senin.
Fokus Area Masjid dan Lingkungan Sekitar
Ike menjelaskan bahwa petugas dan warga binaan memusatkan kegiatan gotong royong di area masjid serta lingkungan sekitar kantor Lapas. Dengan demikian, mereka memastikan seluruh area ibadah tetap optimal selama Ramadhan.
Selain menjalankan instruksi pusat, pihak Lapas juga ingin menghadirkan suasana yang lebih khusyuk bagi warga binaan. Oleh karena itu, mereka memulai rangkaian kegiatan dengan membersihkan masjid sebagai langkah awal.
Ike kembali menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapan menyambut Ramadhan.
“Sesuai arahan dari Ditjen PAS, kami melibatkan warga binaan dan juga para pegawai untuk bahu-membahu membersihkan area masjid. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan lancar dan khidmat,” ujar Ike.

Tarawih, Tadarus, hingga Buka Bersama
Selain aksi bersih-bersih, Lapas Kelas I Bandar Lampung menyiapkan sejumlah agenda keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam.
Pertama, mereka menggelar salat tarawih berjamaah secara rutin. Selanjutnya, mereka mengadakan tadarus Alquran bersama untuk memperdalam pemahaman agama.
Tidak hanya itu, Lapas juga merencanakan program buka puasa bersama keluarga warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, pihak Lapas ingin mempererat tali silaturahmi antara warga binaan dan keluarga di lingkungan Lapas.
Ike menekankan bahwa seluruh kegiatan tersebut memiliki tujuan pembinaan yang jelas.
“Dengan lingkungan yang bersih dan agenda yang padat akan nilai keagamaan, diharapkan warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan semangat perubahan positif,” tambah Ike.
(Ahmad Royani, S.H.I)

