Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Ribuan Warga NU Padati Muktamar ke-35 di Jombang rombongan kaltim dipimpin Gus Mif jadi sorotan 

Ribuan Warga NU Hadiri Muktamar ke-35 NU

JOMBANG, NU Media Jati Agung — kamis, Agustus 2026 – Ribuan warga NU dari berbagai daerah memadati kawasan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang.

Kehadiran warga nahdliyin dari berbagai penjuru Nusantara menambah semarak sekaligus memperkuat suasana kebersamaan dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Selain mengikuti rangkaian agenda Muktamar, para warga NU juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi dengan sesama nahdliyin dari berbagai wilayah.

“Kehadiran ribuan warga NU dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam menyukseskan Muktamar ke-35 NU.”

Rombongan Kaltim Dipimpin Gus Mif Jadi Perhatian

Di antara berbagai kontingen yang hadir, rombongan dari Kalimantan Timur turut menarik perhatian peserta dan masyarakat sekitar.

Gus Mif atau Miftakhul Abidin memimpin langsung rombongan tersebut dalam mengikuti kegiatan Muktamar ke-35 NU.

Kehadiran kontingen Kalimantan Timur menunjukkan antusiasme warga NU dari berbagai daerah dalam menyukseskan agenda organisasi. Selain itu, rombongan tersebut turut menambah semarak suasana Muktamar di Jombang.

“Kehadiran rombongan Kalimantan Timur yang dipimpin Gus Mif menjadi salah satu bagian dari semaraknya Muktamar ke-35 NU di Jombang.”

Antusiasme Warga NU Warnai Muktamar

Antusiasme warga NU tampak dari banyaknya rombongan yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Mereka mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mengambil bagian dalam momentum penting perjalanan Nahdlatul Ulama.

Oleh karena itu, ribuan warga NU yang hadir di Jombang menciptakan suasana pertemuan besar bagi warga nahdliyin.

Berbagai daerah mengirimkan rombongan untuk meramaikan dan mengikuti agenda Muktamar ke-35 NU.

Rombongan Kalimantan Timur yang dipimpin Gus Mif menjadi salah satu kontingen yang turut hadir dalam momentum tersebut.

Gus Mif Ziarah dan Bersilaturahmi di Jombang

Di sela agenda Muktamar, Gus Mif memanfaatkan kunjungannya ke Jombang untuk berziarah ke makam sejumlah kiai dan tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.

Selain berziarah, Gus Mif juga menggunakan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dan bertemu kembali dengan sejumlah sahabat lama yang berdomisili di Kota Santri.

Kegiatan tersebut melengkapi perjalanan rombongan Kalimantan Timur selama berada di Jombang. Dengan demikian, Muktamar tidak hanya menghadirkan agenda organisasi, tetapi juga mempertemukan warga NU dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Muktamar Jadi Ruang Silaturahmi Warga NU

Muktamar tidak hanya menjadi forum untuk membahas agenda dan masa depan organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan besar bagi warga NU dari berbagai daerah untuk memperkuat persaudaraan.

Pertemuan ribuan warga NU dari berbagai wilayah juga mencerminkan kuatnya ikatan persatuan dan kebersamaan.

Nilai tersebut selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Nahdlatul Ulama.

“Muktamar tidak hanya menjadi ruang untuk menentukan arah organisasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta mengenang perjuangan para ulama pendiri Nahdlatul Ulama.” ungkapnya. 

Ziarah Menguatkan Penghormatan kepada Ulama

Tradisi silaturahmi dan ziarah di sela kegiatan Muktamar juga memiliki nilai edukatif, terutama bagi generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, warga NU dapat mengenang perjuangan para ulama yang membangun dan mengembangkan Nahdlatul Ulama.

Selain itu, ziarah menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dengan sejarah dan menghormati para pendahulu. Nilai perjuangan para ulama kemudian dapat menjadi pelajaran bagi generasi penerus organisasi.

Dengan semangat kebersamaan, warga NU dari berbagai daerah terus mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar ke-35. Kehadiran ribuan warga menjadi gambaran kuatnya persaudaraan nahdliyin dalam menjaga tradisi dan melanjutkan perjuangan organisasi.

Muktamar ke-35 NU pun tidak hanya menjadi momentum organisasi. Namun, kegiatan tersebut juga menjadi ruang besar untuk mempererat persatuan, memperkuat silaturahmi, serta mengenang jasa para ulama pendiri Nahdlatul Ulama.(Erwin Indra Saputra)