Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Ribuan Santri Attanwir Talun Khusyuk Peringati Maulid Nabi

Sholawat Menggema di Halaman Madrasah

BOJONEGORO, NU Media Jati Agung — Ribuan siswa MTs dan MA Islamiyah Attanwir mengikuti Maulid Nabi Attanwir Talun di Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Selasa (25/8/2026). Para siswa mengisi kegiatan dengan sholawat, tausiyah, dan doa untuk memperkuat keteladanan terhadap Rasulullah SAW.

Ribuan siswa MTs dan MA Islamiyah Attanwir menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan suasana khidmat. Mereka juga melantunkan sholawat secara bersama-sama di halaman madrasah.

Lantunan sholawat tersebut menciptakan suasana religius selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti acara dengan tertib sejak rangkaian kegiatan dimulai.

Pihak madrasah menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembelajaran keagamaan. Kegiatan itu juga mengajak para siswa mengenal keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.

Kompleks pendidikan Attanwir Talun menjadi pusat kegiatan pada Selasa pagi tersebut. Ribuan siswa dari jenjang MTs dan MA mengikuti acara secara bersama-sama.

Kegiatan Maulid Nabi juga menghadirkan sejumlah tokoh dari lingkungan Pondok Pesantren Attanwir Talun. Kehadiran para tokoh tersebut menambah kekhidmatan rangkaian peringatan.

Tausiyah Tekankan Keteladanan Rasulullah

Panitia menghadirkan Ketua Aswaja Center NU Bojonegoro, Gus Ahmad Rifqi Azmi, sebagai pengisi tausiyah. Gus Ahmad juga tercatat sebagai alumni Pondok Pesantren Attanwir Talun.

Dalam tausiyahnya, Gus Ahmad menyampaikan pesan keagamaan kepada para siswa. Ia mengajak para peserta mengambil nilai keteladanan dari kehidupan Rasulullah SAW.

Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan Maulid Nabi. Para siswa mendapatkan pembelajaran melalui penyampaian materi keagamaan secara langsung.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk memperdalam pemahaman agama. Mereka tidak hanya mendapatkan pembelajaran melalui kegiatan akademik di ruang kelas.

Peringatan Maulid Nabi juga mempertemukan unsur pendidikan dan pembinaan keagamaan. Konsep tersebut sejalan dengan lingkungan pendidikan pesantren yang menempatkan nilai agama sebagai bagian penting.

Kepala MTs Apresiasi Antusiasme Siswa

Kepala MTs Islamiyah Attanwir, H. Moch. Sholeh, S.Pd.I., turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Ia mewakili panitia penyelenggara dalam menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan semangat mereka mengikuti kegiatan keagamaan.

Pak Kaji Sholeh, sapaan akrab H. Moch. Sholeh, juga mengingatkan pentingnya meneladani Rasulullah SAW.

Kita semua harus meneladani Rosulullah SAW, karena beliau cahaya yang menerangi kehidupan,” kata Pak Kaji Sholeh, sapaan akrabnya.

Pesan tersebut menjadi bagian utama dalam sambutan kepala madrasah. Ia menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Para siswa kemudian melanjutkan rangkaian kegiatan dengan mengikuti acara secara tertib. Mereka menyimak setiap penyampaian yang berlangsung selama peringatan.

Maulid Nabi Jadi Bagian Pembelajaran

Mudirul Madrasah, Drs. KH. Nafik Sahal, SH., MM., turut menyampaikan harapan dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi mampu memberikan pengalaman belajar bagi para siswa. Pembelajaran tersebut tidak hanya berlangsung melalui kegiatan akademik di dalam kelas.

Menurutnya, kegiatan keagamaan juga memiliki peran dalam membangun semangat belajar siswa. Kegiatan seperti Maulid Nabi dapat memperkuat pendidikan karakter melalui nilai-nilai keagamaan.

Lingkungan pendidikan membutuhkan proses pembelajaran yang menyentuh berbagai aspek kehidupan. Karena itu, madrasah dapat memanfaatkan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari proses pendidikan.

Peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu momentum untuk menguatkan nilai tersebut. Para siswa dapat mengambil pelajaran melalui tausiyah, sholawat, serta rangkaian kegiatan bersama.

Kegiatan bersama juga dapat mempererat hubungan antara siswa dan lingkungan madrasah. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Doa Tutup Rangkaian Peringatan

Rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian memasuki bagian akhir. Panitia menutup seluruh kegiatan dengan doa bersama.

Pengasuh Pondok Pesantren Attanwir Talun, KH. Ahmad Fuad Sahal, memimpin doa tersebut. Para siswa mengikuti doa dengan suasana khusyuk.

Doa menjadi penutup seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi tahun ini. Para peserta kemudian mengakhiri kegiatan setelah mengikuti seluruh agenda yang panitia siapkan.

Peringatan tersebut memberikan pengalaman keagamaan bagi ribuan siswa MTs dan MA Islamiyah Attanwir. Mereka mengikuti kegiatan melalui lantunan sholawat, tausiyah, sambutan, dan doa.

Kegiatan Maulid Nabi Attanwir Talun juga memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur pendidikan pesantren. Kepala madrasah, mudirul madrasah, pengasuh pesantren, serta tokoh agama hadir dalam rangkaian kegiatan.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat tradisi keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Attanwir Talun. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk memaknai peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pihak madrasah berharap kegiatan keagamaan seperti itu terus memberikan dampak positif. Para siswa dapat menerapkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berakhirnya doa, seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selesai. Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana religius dan penuh kebersamaan.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTs dan MA Islamiyah Attanwir. Para siswa mengikuti kegiatan sebagai bagian dari proses pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.