Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG – Aktual Informatif dan Terkini

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Reval Farid Syahidan, Pemuda Tanjung Sari Raih Juara 1 Metro Boxing Clash 2.0

Latihan Fisik dan Disiplin Antar Reval Menuju Kemenangan

Metro , NU Media Jati Agung – Prestasi membanggakan ditorehkan Reval Farid Syahidan, pemuda asal Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, putra dari pasangan Budi Wardoyo dan Anggi Widiyah. 

Di usia 22 tahun, ia berhasil meraih Juara Pertama dalam ajang Metro Boxing Clash 2.0 yang berlangsung di Kota Metro, 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Reval. Pasalnya, kejuaraan ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti event pertandingan tinju.

Prestasi itu tertuang dalam Sertifikat Penghargaan bernomor 026/1ST/MBC/2.0/XI/2026 yang ditandatangani Ketua Pertina Kota Metro, Raden Sarmada, dan Ketua Pelaksana, Rio Allen Wicaksi.

Mengenal Bela Diri Sejak Sekolah Dasar

Perjalanan Reval di dunia bela diri ternyata sudah dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Sang ayah, Budi Wardoyo menjadi sosok pertama yang mengenalkannya pada berbagai cabang olahraga bela diri, mulai dari pencak silat, karate, hingga akhirnya menekuni tinju atau boxing.

Saat ini, Reval menjalani aktivitas sehari-hari dengan bekerja di Mega Bintang. Di tengah kesibukannya, ia tetap menyempatkan diri berlatih tinju ketika memiliki waktu libur. Sesekali, ia juga mengisi acara live music di kafe.

Ketertarikannya terhadap olahraga tinju muncul karena menyukai karakter pertandingan yang menuntut keberanian dan kemampuan bertarung.

“Lebih asik aja dan disitu benar-benar baku pukul,” ungkap Reval saat diwawancarai NU Media Jati Agung, Senin (2/11/2026). 

Latihan Fisik dan Menjaga Berat Badan

Sebelum mengikuti Metro Boxing Clash 2.0, Reval mempersiapkan diri melalui latihan fisik, workout, dan jogging untuk meningkatkan kondisi tubuh.

Selain latihan, ia juga mengaku tidak melupakan doa sebagai bagian dari ikhtiarnya menghadapi pertandingan.

“Yang pertama pasti latihan workout jogging untuk fisik dan yang pastinya berdoa agar menang,” tuturnya.

Dalam perjalanan menekuni tinju, Reval mendapat bimbingan dari dua pelatih, yakni Coach Togap dan Coach Wido.

Menurutnya, salah satu tantangan yang cukup berat selama persiapan adalah menjaga berat badan agar tetap sesuai dengan ketentuan kelas pertandingan.

“Di berat badan aja sih soalnya harus konsisten agar enggak over BB-nya,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan tersebut, warga Dusun 2 Desa Purwodadi Dalam Kecamatan Tanjung Sari ini, akhirnya berhasil meraih hasil terbaik dalam debut pertandingannya.

“Alhamdulillah kemarin event pertama saya dan Alhamdulillah dikasih rezeki menang,” ujarnya.

Dukungan Orang Tua Menjadi Kekuatan

Di balik keberhasilannya meraih juara pertama, Reval menyebut dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan yang ia jalani.

Foto Ist: Potret Reval Farid bersama keluarga. 

Ia mengungkapkan, orang tua, pelatih, teman, dan saudara turut memberikan dukungan serta doa hingga dirinya mampu meraih prestasi tersebut.

“Yang pasti orang tua, dan ada pelatih saya dan teman saudara yang sudah bantu mendoakan saya,” katanya.

Kemenangan di Metro Boxing Clash 2.0 juga tidak membuatnya berhenti mengejar cita-cita. Sebaliknya, prestasi tersebut menjadi motivasi untuk mengikuti kompetisi yang lebih besar.

“Pastinya saya ingin lebih dari ini untuk menuju mimpi yang lebih besar,” ungkapnya.

Pesan Reval untuk Generasi Muda

Reval juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya di Kecamatan Tanjung Sari dan Kabupaten Lampung Selatan, agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian.

Menurutnya, semangat, konsistensi, dan dukungan orang tua menjadi hal penting bagi siapa pun yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.

“Semangat, konsisten, ada event boxing mana aja gas selagi orang tua mendukung,” pesannya.

Ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya keberanian untuk memperjuangkan impian yang dimiliki.

“Apa pun impianmu kejar lah jangan cuma di pendam saja kita gatau rezeki kita datang dari impian mu atau hanya dari kerja saja,” tutup Reval.

Prestasi Reval Farid Syahidan menjadi salah satu bukti bahwa kesibukan sehari-hari bukan penghalang untuk mengembangkan potensi.

Dengan kemauan, latihan, dan dukungan orang-orang terdekat, peluang untuk meraih prestasi tetap terbuka bagi generasi muda dari berbagai daerah. (ARIF)