Semoga Menjadi Tempat Ilmu dan Penuh Keberkahan
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung ā Pengasuh Pondok Pesantren Darussalamah, KH. Nurkholis Ahmad, berharap Asrama Putri yang baru diresmikan tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi para santri, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu yang penuh keberkahan serta mendapat ridha Allah SWT.
Harapan tersebut disampaikan KH. Nurkholis Ahmad dalam rangkaian Dzikir Manaqib sekaligus peresmian Asrama Putri Pondok Pesantren Darussalamah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat malam Sabtu (10/7/2026).
Menurutnya, peresmian asrama putri tidak hanya dimaknai sebagai selesainya pembangunan sebuah bangunan, tetapi juga sebagai ikhtiar pesantren yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dengan menghadirkan para alim ulama, kiai, jamaah, dan masyarakat untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT.

“Peresmian asrama putri ini kami pandang dari sisi pesantren dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Dengan menghadirkan para alim ulama, kyai, jamaah, dan seluruh masyarakat, kami atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Darussalamah berharap kehadiran mereka menjadi wasilah untuk memohon kepada Allah SWT agar asrama putri ini mendapat keberkahan,” ujar KH. Nurkholis Ahmad.
Pihaknya berharap keberadaan asrama tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi para santri putri dalam menuntut ilmu sekaligus menjadi tempat yang membawa keberkahan.

“Harapan kami, asrama putri ini tidak hanya menjadi tempat santri tidur dan beristirahat, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu. Lebih dari itu, kami berharap tempat ini menjadi tempat yang penuh keberkahan dan mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya.
Dzikir Manaqib Menjadi Ikhtiar Memohon Keberkahan
KH. Nurkholis Ahmad menjelaskan, Dzikir Manaqib yang rutin dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalamah merupakan pembacaan riwayat kehidupan dan karamah para wali, khususnya Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari amaliah pesantren yang berlandaskan Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah dan terus dijaga secara istiqamah.
“Dzikir Manaqib yang kami laksanakan adalah pembacaan riwayat kehidupan dan karamah para wali, khususnya Manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Pondok Pesantren Darussalamah berlandaskan Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah. Karena itu, kami istiqamah menyelenggarakan Dzikir Manaqib setiap selapan sekali sebagai bentuk tawasul kepada para wali Allah, khususnya Syekh Abdul Qadir al-Jailani,” jelasnya.

KH. Nurkholis Ahmad berharap melalui wasilah Dzikir Manaqib, keberkahan senantiasa tercurah bagi Pondok Pesantren Darussalamah, masyarakat Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, hingga seluruh wilayah di sekitarnya.
Siapkan Santri Menghadapi Era Digital
Selain menjadi tempat belajar yang nyaman, KH. Nurkholis Ahmad berharap Asrama Putri mampu mendukung lahirnya generasi santri yang siap menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.

“Dengan diresmikannya asrama putri ini, kami berharap para santri putri dapat belajar dengan lebih nyaman. Ke depan, mereka diharapkan menjadi generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman di era digital, berkhidmat dengan ilmu yang dimiliki, serta memberikan manfaat bagi diri sendiri, agama, nusa, dan bangsa,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pondok Pesantren Darussalamah akan terus berkomitmen mencetak generasi santri putra dan putri yang berakhlakul karimah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berdiri Sejak Tahun 2000
Lebih lanjut, Mustasyar MWCNU Jati Agung ini menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Darussalamah yang berlokasi di Desa Sidoharjo atau yang lebih dikenal sebagai wilayah Umbul Warno, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, telah berdiri sejak tahun 2000.
Memasuki tahun 2026, usia pesantren mencapai 26 tahun dengan jumlah santri mukim sekitar 400 orang.
Para santri berasal dari berbagai daerah, di antaranya Riau, Bangka Belitung, Madura, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jambi, serta hampir seluruh kabupaten di Provinsi Lampung.
“Harapan kami, Pondok Pesantren Darussalamah dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan mampu mencetak generasi santri putra maupun santri putri yang berakhlakul karimah,” pungkasnya. (ARIF)Ā

