PW Fatayat NU Bangun Sinergi dengan DPRD dan Kemenag
Lampung, NU Media Jati Agung β PW Fatayat NU Provinsi Lampung melaksanakan audiensi strategis ke DPRD Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung pada Senin (20/04/2026).
Agenda ini bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus menyampaikan rencana Konferensi Wilayah (Konferwil) dalam waktu dekat.
Audiensi dengan DPRD Lampung Bahas Konferwil
Pertama, jajaran PW Fatayat NU bertemu Wakil Ketua III DPRD Lampung, Maulidah Jauharoh.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PW Fatayat NU Lampung, Wirdayati, bersama pengurus menyampaikan bahwa masa khidmat kepengurusan segera berakhir.
Selain itu, ia menegaskan bahwa organisasi akan menggelar Konferwil pada akhir April 2026.
Agenda tersebut akan menjadi forum regenerasi kepemimpinan serta penentuan arah strategis organisasi ke depan.
Refleksi Kepemimpinan dan Penguatan Peran Organisasi
Selanjutnya, Wirdayati menyampaikan bahwa berakhirnya masa kepengurusan bukan sekadar agenda rutin.
Ia menilai momentum ini sebagai titik refleksi untuk memperkuat peran Fatayat NU di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program. Di sisi lain, organisasi harus meningkatkan kontribusi nyata, terutama dalam pemberdayaan perempuan muda serta penguatan nilai keagamaan di ruang publik.
Audiensi dengan Kemenag Dorong Kolaborasi Dakwah
Kemudian, PW Fatayat NU melanjutkan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung yang dipimpin Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum.
Dalam pertemuan ini, Wirdayati mengajukan harapan agar terjalin sinergi yang lebih kuat.
Ia secara khusus mendorong kerja sama dalam pengembangan program daiyah dan hafizah.

Dengan demikian, organisasi berharap mampu memperluas jangkauan dakwah yang moderat dan inklusif.
Daiyah dan Hafizah Jadi Agen Perubahan Sosial
Selain itu, Wirdayati menjelaskan bahwa peran daiyah dan hafizah tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan. Ia menilai keduanya memiliki potensi sebagai agen perubahan sosial.
Menurutnya, mereka mampu memberikan edukasi dan inspirasi di lingkungan pendidikan, termasuk di madrasah.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam memperluas dampak program.
Kemenag Sambut Positif Rencana Kolaborasi
Menanggapi hal tersebut, pihak Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menyambut baik inisiatif PW Fatayat NU. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama.
Rencana kolaborasi ini akan diwujudkan melalui kegiatan dakwah oleh para daiyah Fatayat NU di madrasah-madrasah.
Program ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus pemberdayaan perempuan.
Harapan Perkuat Sinergi dan Pemberdayaan Perempuan
Akhirnya, mereka berharap audiensi ini mampu membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.Β Organisasi ingin memastikan program-programnya berdampak luas.
Fokus utama tetap pada pemberdayaan perempuan, penguatan nilai keagamaan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. (Desti)

