Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

PORSADIN VII Lampung, Kemenag Dorong Santri Berprestasi

Kemenag Lampung Tekankan Keunggulan Agama, Olahraga, dan Seni

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung mendorong santri Diniyah Takmiliyah mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang agama, olahraga, serta seni.

Pesan tersebut mengemuka saat pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) VII Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Lampung, Indra Jaya, membuka kegiatan tersebut pada Sabtu (17/10/2026).

Panitia menggelar acara di Pondok Pesantren Al Ishlah/MDT Al Ishlah Sukadamai, Natar, Lampung Selatan.

Menurut Indra, PORSADIN tidak hanya mengajak santri berkompetisi untuk meraih juara.

Lebih dari itu, kegiatan ini mempertemukan santri Diniyah Takmiliyah dari berbagai kabupaten dan kota untuk mempererat silaturahmi serta ukhuwah Islamiyah.

ā€œPORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara. Lebih dari itu, PORSADIN adalah wahana silaturahmi akbar untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antarsantri Diniyah Takmiliyah se-Provinsi Lampung,ā€ ujar Indra.

PORSADIN VII Lampung Kembangkan Potensi Santri

Indra menjelaskan bahwa santri Diniyah Takmiliyah memiliki beragam potensi yang perlu terus berkembang. Potensi tersebut mencakup ilmu agama, olahraga, dan seni.

Dalam bidang keagamaan, santri dapat menunjukkan kemampuan melalui tahfiz, MTQ, MHQ, pidato bahasa Arab, dan kitab kuning.

Sementara itu, cabang olahraga dan seni memberi ruang bagi santri untuk mengasah keterampilan, kreativitas, serta sportivitas.

Indra juga menegaskan bahwa pendidikan Diniyah Takmiliyah berperan penting dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an, berilmu, mencintai tanah air, dan berakhlak mulia.

ā€œMelalui PORSADIN ini, kita ingin menunjukkan bahwa santri Diniyah Takmiliyah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam olahraga dan seni yang menjunjung tinggi sportivitas, kreativitas, dan akhlakul karimah,ā€ katanya.

Indra Tekankan Kejujuran dan Sportivitas

Selain mendorong prestasi, Indra mengingatkan peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi kejujuran.

Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi.

ā€œMenang kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah pengalaman, pelajaran, dan persaudaraan yang anak-anakku dapatkan. Anak-anak semua adalah juara, anak-anakku adalah duta terbaik dari kabupaten/kota masing-masing,ā€ tuturnya.

Indra juga mengingatkan dewan hakim dan juri agar menjalankan tugas secara adil, objektif, dan amanah.

Dengan demikian, mereka dapat memberikan penilaian sesuai kemampuan dan penampilan setiap peserta.

Pada kesempatan tersebut, Indra menyampaikan terima kasih kepada pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).

Menurutnya, dukungan FKDT turut memperkuat pembinaan santri dan pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Lampung.

PORSADIN Jadi Ajang Menuju Prestasi Nasional

Lebih lanjut, Indra berharap PORSADIN menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Melalui kegiatan ini, santri juga diharapkan semakin percaya diri dalam menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

Selanjutnya, peserta yang meraih hasil terbaik di tingkat provinsi akan dipersiapkan untuk mewakili Lampung pada PORSADINAS VII Tahun 2026.

Indra berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ia juga menginginkan PORSADIN melahirkan santri berprestasi yang tetap menjunjung tinggi akhlak, sportivitas, dan persaudaraan. (ARIF)