Penanggulangan TBC Jadi Prioritas di Lampung Selatan
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjadikan penanggulangan TBC sebagai program prioritas daerah.
Pemerintah memperkuat berbagai langkah strategis. Upaya itu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan.
Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan pasien melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah produktif.
Program tersebut bertujuan menyediakan hunian yang sehat. Selain itu, pemerintah ingin membantu masyarakat meningkatkan taraf ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan para pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan agar program berjalan lebih efektif.
Program Rumah Produktif Tingkatkan Kesejahteraan Pasien
Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pemerintah terus mengintegrasikan aspek kesehatan dan kesejahteraan dalam penanganan TBC. Karena itu, konsep rumah produktif menjadi bagian penting dari program tersebut.
Supriyanto menegaskan sinergi lintas sektor sangat penting. Kolaborasi itu akan membuat program penanggulangan TBC dan bantuan rumah layak huni memberi manfaat jangka panjang.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini untuk memastikan program penanggulangan TBC dan bantuan RTLH berjalan optimal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Supriyanto di Kalianda, Rabu.
Ia menjelaskan pemerintah tidak hanya menyediakan rumah yang sehat dan layak huni.
Pemerintah juga mendorong penerima manfaat agar mampu meningkatkan kesejahteraan melalui rumah produktif.
Lampung Selatan Masuk Daerah Prioritas Penanggulangan TBC
Supriyanto mengatakan Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah prioritas penanggulangan TBC di Provinsi Lampung.
Kabupaten tersebut menyumbang sekitar 11 persen dari total kasus TBC di Provinsi Lampung.

Meski demikian, capaian program penanggulangan TBC selama 2026 tergolong baik. Hasil itu lebih baik dibandingkan sejumlah kabupaten dan kota lain di Provinsi Lampung.
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan penanggulangan tuberkulosis merupakan program strategis nasional. Program itu menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia.
Karena itu, pemerintah daerah perlu memasukkan indikator TBC ke dalam RPJMD dan Renstra daerah.
Langkah tersebut akan membuat seluruh program berjalan lebih terkoordinasi, terukur, dan berkelanjutan.
Pemerintah juga perlu meningkatkan dukungan pembiayaan.
Selain itu, pemerintah harus memperkuat kapasitas sumber daya manusia.
Upaya lain meliputi penemuan kasus secara aktif, pencatatan seluruh kasus, serta pemberian layanan pencegahan dan pengobatan bagi kelompok rentan.
Jihan menilai keterlibatan seluruh unsur masyarakat sangat penting. Dukungan tersebut akan mempercepat target eliminasi TBC di Indonesia.
“Eliminasi tuberkulosis secara nasional tidak bisa dilakukan sendiri. Kita perlu menggandeng Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Tim Penggerak PKK, akademisi, serta dunia usaha agar target eliminasi TBC dapat tercapai,” ujar Jihan.
(Ahmad Royani, S.H.I)

