Pemkab Lampung Selatan Gelar Songsong Ramadhan 1447 H di Kalianda
Pemkab Lampung Selatan Gelar Songsong Ramadhan 1447 H di halaman Masjid Agung Kalianda, Senin (16/2/2026), untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk persiapan umat Muslim sekaligus memperkuat syiar Islam di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menggelar lomba yang melibatkan majelis taklim, perangkat desa, pondok pesantren, serta masyarakat umum. Selain itu, panitia menghadirkan berbagai cabang perlombaan agar seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif menjelang Ramadhan 2026.
Ragam Lomba Songsong Ramadhan 1447 H
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan Firmansyah menjelaskan bahwa lomba mencakup kasidah atau hadrah, marawis, dai, azan, dan kreator konten islami.
Dengan demikian, pemerintah daerah menghadirkan ruang ekspresi dakwah yang kreatif dan positif.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menebarkan semangat kebersamaan menjelang datangnya bulan puasa atau bulan suci Ramadhan,β kata Firmansyah di Kalianda, Senin.
Ia menyampaikan bahwa lomba ini menjadi bagian dari ikhtiar menyongsong Ramadhan tahun ini.
“Perlombaan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita menyongsong Ramadan 2026, sekaligus wadah ekspresi bakat dan dakwah yang positif,β ucapnya.
Panitia merancang cabang lomba untuk menjangkau berbagai kalangan sehingga syiar Islam dapat tersampaikan secara kreatif dan relevan.
“Tujuannya agar syiar Islam dapat disampaikan secara kreatif, sejuk, dan relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Wabup Ajak 17 Kecamatan Sambut Ramadhan dengan Gembira
Wakil Bupati Lampung Selatan M Syaiful Anwar menghadiri kegiatan tersebut dan menekankan bahwa acara ini bukan sekadar kompetisi.
Sebaliknya, ia mendorong masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana membangun kegembiraan dan semangat positif di seluruh kecamatan.
Ia mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara lahir dan batin serta menjaga kebersihan lingkungan dalam menyambut Ramadhan yang damai dan inklusif.
βKita ingin menyertakan kegembiraan di 17 kecamatan. Inilah cara kita memuliakan tamu agung, bulan suci Ramadhan. Bukan hanya lingkungan yang indah, tetapi batin kita juga harus bersih dari penyakit hati,β katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan dan menjauhkan diri dari isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA). Ia juga menegaskan bahwa partisipasi dalam lomba sudah bernilai ibadah sehingga seluruh peserta harus menjaga persaudaraan.
“Niat untuk berpartisipasi saja sudah menjadi catatan ibadah. Jangan sampai kompetisi memutus tali persaudaraan. Tunjukkan bakat terbaik,” katanya.
Pada akhirnya, ia berharap seluruh masyarakat Lampung Selatan memperoleh kesehatan dan umur panjang untuk menunaikan ibadah Ramadhan serta menjadikan nilai syukur dan tanggung jawab sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
(Ahmad Royani, S.H.I)

