Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Dari Tanjung Bintang untuk Muktamar Ke-35 NU, Ini Aspirasi H. Arifin Rahman

MWCNU Tanjung Bintang Siapkan Aspirasi untuk Muktamar

Lampung Selatan, NU MEDIA JATI AGUNG — MWCNU Tanjung Bintang menyatakan kesiapan mendukung dan menyukseskan Muktamar Ke-35 NU di Jombang.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Tanjung Bintang, H. Arifin Rahman, mengatakan pihaknya tidak hanya menyiapkan keikutsertaan secara fisik, tetapi juga melakukan konsolidasi bersama pengurus MWC, ranting, dan badan otonom NU.

Konsolidasi Internal Jadi Bagian Persiapan

H. Arifin Rahman menjelaskan bahwa momentum Muktamar Ke-35 NU perlu dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi dan konsolidasi organisasi.

Selain itu, Muktamar menjadi ruang untuk menyerap aspirasi warga NU dari tingkat bawah.

ā€œMWCNU Tanjung Bintang pada prinsipnya siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang. Persiapan yang kami lakukan bukan hanya berkaitan dengan keikutsertaan secara fisik, tetapi juga melakukan konsolidasi internal bersama pengurus MWC, ranting, serta badan otonom NU,” ujarnya.Ā 

Menurutnya, keputusan besar NU perlu tetap memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat ranting dan desa.

ā€œKami ingin momentum Muktamar ini menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, konsolidasi organisasi, dan menyerap aspirasi warga NU di tingkat bawah. Karena bagi kami, keputusan-keputusan besar NU harus tetap memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat ranting dan desa,” jelasnya.Ā 

Aspirasi MWCNU Tanjung Bintang: NU Harus Hadir untuk Umat

H. Arifin Rahman berharap Muktamar Ke-35 NU menghasilkan keputusan yang semakin memperkuat NU sebagai organisasi yang hadir untuk umat dan masyarakat.

ā€œHarapan kami, Muktamar Ke-35 NU dapat menghasilkan keputusan yang semakin memperkuat NU sebagai organisasi yang hadir untuk umat dan masyarakat,” ungkapnya.Ā 

Ia menyampaikan sejumlah aspirasi dari Tanjung Bintang, antara lain penguatan organisasi hingga tingkat ranting, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan sektor pendidikan, dakwah, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi warga NU.

ā€œAspirasi dari Tanjung Bintang antara lain penguatan organisasi sampai tingkat ranting, peningkatan kapasitas kader, penguatan pendidikan, dakwah, kesehatan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi warga NU,” ujarnya.Ā 

Karena itu, ia berharap program NU ke depan tidak hanya berjalan kuat pada tingkat struktural, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat bawah.

ā€œKami berharap program NU ke depan tidak hanya kuat di tingkat struktural, tetapi juga benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat bawah,” Imbuhnya.Ā 

Kaderisasi dan Kemandirian Organisasi Jadi Perhatian

Menurut H. Arifin Rahman, penguatan kaderisasi dan kemandirian organisasi menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian NU secara nasional.

ā€œMenurut kami, yang paling penting adalah penguatan kaderisasi dan kemandirian organisasi. NU mempunyai jumlah warga yang sangat besar, tetapi potensi tersebut harus dikelola dengan baik melalui organisasi yang tertib, kader yang berkualitas, dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata dia.Ā 

Ia menilai masyarakat di tingkat bawah membutuhkan kehadiran NU dalam berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pelayanan sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan, pendampingan masyarakat, dan penguatan keagamaan perlu terus diperkuat.

ā€œDi tingkat bawah, masyarakat membutuhkan NU yang hadir dalam persoalan sehari-hari. Karena itu, pelayanan sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan, pendampingan masyarakat, serta penguatan keagamaan perlu terus diperkuat,” ujarnya.Ā 

Lebih lanjut, ia berharap NU memperluas kontribusinya dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

ā€œNU jangan hanya dikenal ketika ada kegiatan keagamaan, tetapi harus hadir dalam berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.Ā 

MWCNU Tanjung Bintang Dorong Ekonomi Warga

H. Arifin Rahman menilai penguatan ekonomi warga NU melalui UMKM, koperasi, dan kemandirian ekonomi sangat penting. Menurutnya, Tanjung Bintang memiliki beragam potensi ekonomi masyarakat.

ā€œIni sangat penting. Tanjung Bintang memiliki banyak potensi ekonomi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, UMKM, usaha kuliner, peternakan, jasa, hingga usaha kecil yang berkembang di desa-desa,” jelasnya.

Ia mendorong warga NU agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga aktif menjadi pelaku ekonomi.

Untuk itu, UMKM warga perlu mendapat dukungan dalam manajemen, pemasaran, permodalan, legalitas usaha, dan pemanfaatan teknologi digital.

ā€œKe depan, warga NU perlu didorong agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi. UMKM warga perlu dibantu dalam hal penguatan manajemen, pemasaran, permodalan, legalitas usaha, dan pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.Ā 

Selain UMKM, ia melihat koperasi dapat menjadi instrumen untuk menghimpun kekuatan ekonomi warga secara bersama-sama.

ā€œKoperasi juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kekuatan ekonomi bersama. Prinsipnya adalah bagaimana potensi ekonomi warga NU dapat dihimpun sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.Ā 

Pesan H. Arifin Rahman untuk Warga NU

Menjelang Muktamar Ke-35 NU, H. Arifin Rahman mengajak seluruh warga NU Tanjung Bintang menjaga persatuan, kekompakan, dan akhlakul karimah.

ā€œPesan saya kepada seluruh warga NU Tanjung Bintang, mari kita sukseskan Muktamar Ke-35 NU dengan menjaga persatuan, kekompakan, dan tetap mengedepankan akhlakul karimah,” lanjutnya.Ā 

Ia juga mengajak seluruh warga NU menghormati proses organisasi dalam Muktamar dengan penuh kedewasaan.

ā€œMuktamar merupakan momentum penting bagi perjalanan NU. Kita berharap seluruh warga NU dapat mengikuti dan menghormati proses organisasi dengan penuh kedewasaan,” pesannya.Ā 

Menurutnya, Muktamar tidak semestinya hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan atau pengambilan keputusan organisasi. Lebih dari itu, Muktamar perlu menjadi ruang evaluasi dan penataan organisasi.

ā€œMari kita jadikan Muktamar bukan sekadar pergantian kepemimpinan atau pengambilan keputusan organisasi, tetapi momentum untuk melakukan evaluasi dan menata NU agar ke depan semakin kuat, solid, dan bermanfaat bagi umat,” kata dia.Ā 

Generasi Muda NU Perlu Mendapat Ruang

Lebih lanjut, H. Arifin Rahma n juga berharap NU semakin serius memberikan ruang kepada generasi muda.

Ia melihat generasi muda NU menghadapi tantangan yang berbeda, terutama akibat perkembangan teknologi, media sosial, perubahan dunia kerja, dan derasnya arus informasi.

ā€œKami berharap NU semakin serius memberikan ruang kepada generasi muda. Anak-anak muda NU hari ini menghadapi tantangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya, terutama perkembangan teknologi, media sosial, perubahan dunia kerja, dan derasnya informasi,”ungkapnya.

Karena itu, ia menilai kaderisasi perlu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Aswaja dan tradisi NU.

ā€œKarena itu, kaderisasi harus mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Aswaja dan tradisi NU,” Imbuhnya.Ā 

Ia berharap NU memperbanyak program yang dapat meningkatkan kapasitas dan kreativitas generasi muda.

ā€œKami berharap ke depan semakin banyak program pendidikan, pelatihan keterampilan, kewirausahaan, literasi digital, kepemimpinan, serta ruang kreativitas bagi generasi muda NU,” ujarnya.Ā 

Menurutnya, badan otonom NU memiliki peran penting dalam proses tersebut.

ā€œBanom seperti GP Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU dan lainnya harus menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Generasi muda bukan hanya dipersiapkan sebagai penerus organisasi, tetapi juga sebagai pelaku perubahan di tengah masyarakat,” jelasnya.Ā 

Hasil Muktamar Harus Terasa hingga Tingkat Ranting

Setelah Muktamar Ke-35 NU selesai, H. Arifin Rahman berharap seluruh keputusan Muktamar dapat diterjemahkan hingga tingkat MWCNU, ranting, dan masyarakat.

ā€œKami berharap hasil Muktamar benar-benar diterjemahkan sampai ke bawah. Jangan sampai keputusan Muktamar hanya berhenti sebagai dokumen organisasi,”harapnya.

Ia berharap hasil Muktamar dapat mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

ā€œKami ingin ada penguatan kelembagaan MWC dan ranting, peningkatan kapasitas kader, penguatan pendidikan dan dakwah, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dapat dilaksanakan secara nyata,” kata dia.Ā 

Tanjung Bintang Ingin NU Semakin Dekat dengan Masyarakat

Khusus untuk Tanjung Bintang, H. Arifin Rahman berharap ranting-ranting NU semakin aktif dan administrasi organisasi semakin tertib.

Selain itu, ia ingin komunikasi antarlembaga dan badan otonom semakin kuat.

ā€œUntuk Tanjung Bintang sendiri, kami berharap ke depan ranting-ranting NU semakin aktif, administrasi organisasi semakin tertib, komunikasi antar-lembaga dan badan otonom semakin kuat, serta kegiatan NU semakin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan NU tidak hanya terletak pada besarnya organisasi, tetapi juga pada manfaat yang masyarakat rasakan.

ā€œPada akhirnya, ukuran keberhasilan NU bukan hanya seberapa besar organisasinya, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh warga dan masyarakat. Kami ingin NU semakin dekat dengan masyarakat, kuat dalam tradisi, maju dalam pemikiran, dan nyata dalam memberikan manfaat,” tutupnya. (ARIF)Ā