NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Kasus Kematian Riyas Jadi Prioritas Polres Lampung Timur

Kapolres Tegaskan Komitmen Ungkap Pembunuhan Kader Fatayat NU

LAMPUNG TIMUR, NU Media Jati Agung – Kasus Kematian Riyas kembali menjadi perhatian publik setelah Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati menegaskan komitmennya untuk mengungkap pembunuhan Riyas Nuraini, kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres menyampaikan pernyataan tersebut saat kegiatan Silaturahim Kamtibmas di Pondok Pesantren Darul Fattah, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur.

Selain mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, kegiatan itu juga bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Prioritaskan Pengungkapan Kasus

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Heti Patmawati menjelaskan perkembangan penanganan perkara sekaligus menegaskan bahwa pengungkapan kasus pembunuhan Riyas menjadi salah satu prioritas utama Polres Lampung Timur.

Menurutnya, jajaran kepolisian terus bekerja dan mengerahkan seluruh kemampuan yang tersedia guna mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.

β€œKami sangat memprioritaskan pengungkapan kasus terbunuhnya kader Fatayat NU ini. Seluruh kekuatan sedang kami kerahkan. Beberapa waktu lalu kami juga mendapat bantuan tim dari Mabes Polri untuk mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres menjelaskan bahwa kehadiran Kasat Reskrim dalam kegiatan tersebut bertujuan membuka ruang komunikasi secara langsung dengan tokoh NU dan keluarga besar pesantren terkait perkembangan penyelidikan.

Melalui komunikasi tersebut, kepolisian berharap masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai upaya yang sedang dilakukan penyidik.

β€œMalam ini saya sengaja mengajak Kasat Reskrim agar Pak Kiai dapat berkomunikasi langsung dengan tim kami yang sedang bekerja. Kami serius, meskipun sampai saat ini hasil yang diharapkan belum tercapai,” katanya.

Selanjutnya, Kapolres meminta doa dan dukungan dari para ulama, santri, serta masyarakat agar proses penyelidikan berjalan lancar dan segera menghasilkan titik terang.

GP Ansor Harapkan Keadilan untuk Riyas

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Lampung Timur KH M Muslih menilai Silaturahim Kamtibmas menjadi sarana komunikasi yang positif antara masyarakat dan kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu memberikan harapan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Gambar Artikel

β€œKami menyambut baik silaturahim kamtibmas ini. Semoga menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rasa aman sekaligus membuka ruang informasi yang positif dalam upaya mengungkap kasus Riyas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga besar Ansor, Banser, dan Fatayat NU Lampung Timur masih merasakan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

Karena itu, mereka berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku dan menghadirkan keadilan bagi keluarga korban.

β€œMelalui silaturahim kamtibmas ini, setidaknya ada harapan keadilan yang kami rasakan. Karena itu, kami tetap mempercayakan proses pengungkapan kasus ini kepada kepolisian, khususnya Polres Lampung Timur,” tegasnya.

Publik Menanti Terungkapnya Kasus Kematian Riyas

Riyas Nuraini ditemukan meninggal dunia pada Juli 2024. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga berbagai elemen masyarakat terus mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Organisasi NU, tokoh agama, dan masyarakat Lampung Timur juga terus mendorong penyidik agar menjalankan proses hukum secara profesional, transparan, dan tuntas.

Oleh karena itu, komitmen yang kembali ditegaskan Kapolres Lampung Timur diharapkan dapat mempercepat pengungkapan perkara serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Selain itu, masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku sehingga kasus yang menyita perhatian publik tersebut dapat menemukan titik terang.

(Ahmad Royani, S.H.I)