NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Jalan Rusak Jati Sari Dikeluhkan Warga, Ini Tanggapan Camat

Jalan Rusak Jati Sari Hambat Aktivitas Warga

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung –ย  jalan rusak Jati Sari di Dusun 5 RT 43, Kecamatan Jati Agung, memicu keluhan warga karena kondisi infrastruktur yang semakin memburuk. Jalan tersebut kini menghambat aktivitas harian masyarakat, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari.

Selain itu, warga mengeluhkan kondisi jalan yang tidak kunjung mendapatkan perbaikan. Bahkan, kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memperlambat mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Dampak Jalan Rusak Jati Sari Semakin Parah

Kerusakan jalan rusak Jati Sari terlihat dari permukaan jalan yang tidak rata serta dipenuhi lubang besar di berbagai titik. Kondisi ini semakin membahayakan ketika musim hujan tiba.

Bahaya Genangan dan Risiko Kecelakaan

Saat hujan turun, genangan air menutupi lubang-lubang jalan sehingga pengendara sulit mengantisipasi kondisi jalan. Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Selain itu, banyak warga memilih memperlambat kendaraan mereka saat melintas. Namun demikian, kondisi tersebut tetap tidak menjamin keselamatan karena jalan yang licin dan berlubang.

Warga Harapkan Perbaikan Jalan Rusak Jati Sari

Warga setempat terus mendorong pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan. Mereka berharap akses jalan yang layak dapat mendukung aktivitas sehari-hari secara lebih aman dan lancar.

Warga mengaku telah lama menghadapi kondisi jalan yang rusak tersebut.

โ€œKalau hujan, jalannya makin parah dan licin. Kami khawatir terjadi kecelakaan, kami berharap agar segera ada perbaikan di sini,โ€ ujar Rohadi.

Selain itu, warga menilai perbaikan jalan sangat penting karena akses tersebut menjadi jalur utama yang menghubungkan beberapa wilayah di Jati Agung.

Tanggapan Camat Soal Jalan Rusak Jati Sari

Menanggapi keluhan terkait jalan rusak Jati Sari, Camat Jati Agung Rizwan Effendi memberikan penjelasan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut.

Usulan Masuk Musrenbang 2026

Camat menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan telah memasukkan perbaikan jalan ke dalam rencana pembangunan melalui Musrenbang.

โ€œpermasalahan tersebut sudah dalam pengajuan usulan dalam Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2026 dan akan menjadi prioritas kami,โ€ tegas Rizwan Effendi.

Gambar Artikel

Selain itu, ia memastikan bahwa pihak kecamatan terus mengawal proses pengajuan tersebut agar dapat segera direalisasikan.

Komitmen Pembangunan Infrastruktur Jati Agung

Rizwan Effendi juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah Jati Agung. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan memanfaatkan efisiensi dana desa untuk mendukung pembangunan jalan.

Optimalisasi Anggaran dan Dukungan Pemerintah

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan terus berupaya mengoptimalkan anggaran yang tersedia. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara bertahap namun merata.

โ€œDengan adanya efisiensi dana desa dari pemerintah pusat saya terus berupaya untuk memaksimalkan pembangunan dan infrastruktur jalan di wilayah kecamatan Jati Agung. Terima kasih juga untuk Bapak Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang sudah memperbaiki beberapa ruas jalan rusak yang ada di Kecamatan Jati Agung,โ€ pungkasnya.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga mengapresiasi dukungan pemerintah kabupaten yang telah memperbaiki sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut.

Harapan Perbaikan Jalan Rusak Jati Sari Segera Terwujud

Warga berharap perbaikan jalan rusak Jati Sari dapat segera direalisasikan tanpa harus menunggu terlalu lama. Mereka menilai akses jalan yang baik akan meningkatkan keselamatan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Di sisi lain, masyarakat juga siap mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, warga berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik.

Dengan demikian, perbaikan jalan tidak hanya menjadi rencana, tetapi juga segera menjadi realisasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

(Ahmad Royani, S.H.I)