Pemkot Bandar Lampung Dorong Inovasi Digital
Bandar Lampung, NU Media Jati Agung β Inovasi digital menjadi fokus Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meminta OPD, sekolah, dan puskesmas terus menghadirkan layanan berbasis teknologi digital.
βKami mendorong seluruh OPD, sekolah, hingga puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus menciptakan inovasi pelayanan publik berbasis digital,β kata Eva Dwiana di Bandarlampung, Rabu (20/5/2026).
Selain itu, Eva Dwiana menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan motivasi dan mendukung pengembangan riset daerah.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus membangun iklim yang kondusif untuk pengembangan inovasi dan teknologi.
Regulasi Perkuat Pengembangan Inovasi
Menurut Eva Dwiana, langkah tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tentang Inovasi Daerah.
Kebijakan itu juga sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandarlampung Nomor 6 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah.
βHal tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tentang Inovasi Daerah serta Peraturan Daerah Kota Bandarlampung Nomor 6 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah,β katanya.
Kemudian, Pemkot Bandar Lampung terus mempercepat digitalisasi dan transformasi ekonomi daerah melalui inovasi pelayanan publik.
βBerdasarkan hasil sosialisasi inovasi daerah yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan wajib pelayanan dasar diwajibkan memiliki inovasi, dan terinput dalam sistem aplikasi,β katanya.
OPD Wajib Hadirkan Layanan Berbasis Digital
Eva Dwiana menjelaskan sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, permukiman, ketentraman, dan sosial wajib menghadirkan inovasi digital.

OPD juga dapat membuat program baru atau menyempurnakan layanan yang sudah berjalan.
Selain itu, Eva Dwiana mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat membangun ekosistem inovasi di Bandar Lampung.
βSaya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah dan elemen masyarakat untuk menjadikan kota ini sebagai laboratorium dan ekosistem inovasi,β katanya.
Namun demikian, Eva Dwiana meminta seluruh OPD tetap mengutamakan kepentingan publik dan menjaga akuntabilitas layanan.
Digitalisasi Pangkas Birokrasi
Menurut dia, penguatan inovasi digital dapat membantu Bandarlampung menjadi kota yang modern dan responsif.
Digitalisasi juga mampu mempercepat pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, langkah tersebut dapat memangkas birokrasi dan memperkuat layanan digital.
“Saya kembali mengajak seluruh perangkat daerah menjalankan inovasi secara bertanggung jawab guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memangkas birokrasi serta memperkuat layanan digital di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya. (Ahmad Royani, S.H.I)

