Drag Race Piala Bupati Kantongi Persetujuan Warga Sabah Balau
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung ā Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan resmi mengantongi izin dari masyarakat Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang.
Panitia akan menggelar event otomotif itu di Jalur Dua Tugu Putri Galau pada 13-14 Juni 2026. Warga memberikan izin setelah panitia menyepakati sejumlah syarat.
Kesepakatan itu lahir dalam musyawarah pada Rabu (10/6/2026) malam. Pemerintah Desa Sabah Balau, IMI Lampung Selatan, Polsek Tanjung Bintang, Koramil, Pemerintah Kecamatan Tanjung Bintang, dan tokoh masyarakat mengikuti musyawarah tersebut.
Warga Minta Polisi Tidur dan Penerangan Jalan
Dalam musyawarah itu, masyarakat meminta IMI Lampung Selatan, Pemerintah Desa Sabah Balau, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memasang polisi tidur di sepanjang Jalur Dua Sabah Balau setelah event berakhir.
Selain itu, warga meminta lampu penerangan jalan dan tiang listrik dari kawasan Kantor Dinas Perhubungan Lampung hingga Belik Batu.
Lokasi tersebut berada di sekitar Kantor Afdeling PTPN Unit Kedaton.
Selanjutnya, masyarakat mengusulkan pemasangan rambu lalu lintas dan papan larangan balap liar.
Karena itu, pengguna jalan bisa melintas dengan lebih aman. Di sisi lain, aksi kebut-kebutan juga dapat berkurang.
Warga Harapkan Sirkuit Permanen
Masyarakat Sabah Balau juga berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memfasilitasi pembangunan sirkuit permanen atau jalur khusus balap.
Menurut warga, sirkuit resmi akan memberi ruang yang lebih aman bagi pecinta otomotif. Dengan begitu, kegiatan balap tidak lagi memanfaatkan jalan umum.
Tokoh Masyarakat Dukung Pemberantasan Balap Liar
Perwakilan tokoh masyarakat, Arif Gunawan, mengatakan seluruh pihak memiliki tujuan yang sama. Mereka ingin mengakhiri balap liar yang selama ini meresahkan warga.
Selain itu, Arif menilai pemasangan polisi tidur dapat menekan aksi kebut-kebutan di kawasan tersebut.
“Semua punya tujuan sama, memberantas balap liar. Dengan dibuatkan polisi tidur di sejumlah titik, maka selesai itu. Saya pribadi siap mengeluarkan biaya untuk membantu pembuatan polisi tidur,” ujar Arif.
Namun demikian, Arif menegaskan seluruh pihak harus merealisasikan kesepakatan tersebut dengan dukungan pemerintah dan panitia.
IMI Lampung Selatan Siap Penuhi Kesepakatan
Menanggapi permintaan warga, Dewan Penasihat IMI Lampung Selatan, Rudi Topan, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan.

Ia memastikan pihaknya akan memenuhi seluruh tuntutan warga yang tercantum dalam berita acara musyawarah.
Selain itu, Rudi menegaskan panitia tidak hanya fokus pada penyelenggaraan event. Panitia juga berkomitmen menjaga keamanan lingkungan setelah kegiatan berakhir.
“Kami berterima kasih kepada warga Sabah Balau yang telah memberikan izin. Kami pastikan setelah event ini selesai, kami akan bertanggung jawab membantu menindak balap liar dan memasang polisi tidur sesuai kesepakatan,” kata Rudi.
Selanjutnya, Rudi menyatakan pihaknya akan memulai pemasangan polisi tidur sehari setelah Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan berakhir.
Jalur Dua Sabah Balau Kemungkinan Tak Lagi Jadi Arena Balap
Ketua Pelaksana Drag Race Piala Bupati Lampung Selatan, Heri Ardiansyah, juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan hasil kesepakatan bersama warga.
Menurut Heri, panitia sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Koordinasi itu membahas pemasangan rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, dan polisi tidur.
“Kami berharap seluruh fasilitas yang menjadi kesepakatan bersama dapat segera terealisasi setelah event selesai dilaksanakan,” ujar Heri.
Lebih lanjut, Heri menegaskan Drag Race Piala Bupati tahun ini kemungkinan menjadi event terakhir di Jalur Dua Sabah Balau.
Ke depan, IMI Lampung Selatan akan terus mendorong pembangunan sirkuit permanen di Kabupaten Lampung Selatan.
Dengan demikian, kegiatan otomotif dapat berlangsung lebih aman dan terpusat.
Saat ini, kawasan Kalianda menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam opsi pengembangan sirkuit.
(Ahmad Royani, S.H.I)

