Konsolidasi Muscam Jadi Momentum Kebangkitan
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung — Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan Bidang Kaderisasi, Organisasi, dan Keanggotaan, A Benny Raharjo, S.H., mendorong kader untuk memperkuat soliditas dan kerja nyata melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) sebagai langkah strategis menuju kemenangan Pemilu mendatang.
Kegiatan tersebut digelar di kediaman Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Pramadji Nadyan Inggarjito, pada Sabtu (18/4/2026), dengan melibatkan Kecamatan Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram.
Dalam sambutannya pada Muscam ke 12 ini, Benny mengawali dengan suasana penuh keakraban dan nostalgia bersama para kader.
“Izin ketua, saya hadir di sini ini seperti nostalgia ketua. Saya sedang reuni dengan fungsionaris Partai Golkar Kecamatan Tanjung Bintang, Tanjung Sari, dan Merbau Mataram, karena pada periode 2014-2019 saya terpilih menjadi anggota DPRD Lampung Selatan di Dapil 6,” ujarnya.
Ia pun menyapa audiens dengan gaya khas yang langsung disambut meriah.
“Piye Pak Bu kabare sehat?” tanyanya. Dijawab serentak: “Sehat!”
Muscam Harus Berbuah Kerja Nyata
Benny menegaskan bahwa Muscam tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi titik awal gerakan nyata di tingkat kecamatan hingga desa.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi tolak ukur kita untuk mengimplementasikan langkah membesarkan Partai Golkar di Kecamatan Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penataan kepengurusan setelah Muscam, termasuk pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) secara terstruktur sebagai lanjutan dari konsolidasi partai.
Target 100 Kader per Desa
Sebagai bagian dari penguatan basis, Benny mengungkapkan rencana pembentukan kader di setiap desa dengan jumlah signifikan.
“Ke depan akan ada pembentukan kader setiap desa, paling tidak kader ini jumlahnya 100 orang per desa, siap Pak?” ujarnya.
Dijawab serentak: “Sanggup!”
Langkah ini dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kekuatan Golkar dari akar rumput.
Jaga Soliditas, Dahulukan Kepentingan Partai
Benny juga mengingatkan kader untuk menjaga kekompakan dan menyelesaikan setiap dinamika internal secara bijak.
“Kalaupun nanti ada dinamika di internal, mari kita selesaikan secara baik dan dewasa. Berikan hal-hal yang positif kepada masyarakat. Segala sesuatu bisa kita musyawarahkan, yang penting kepentingan partai lebih tinggi daripada kepentingan kita,” tegasnya.
Menurutnya, sikap dewasa dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama menjaga keutuhan partai.

Optimistis Rebut 2 Kursi di Dapil 6
Dalam kesempatan tersebut, Benny menyampaikan target politik Golkar di Dapil 6 yang saat ini masih diwakili satu kursi.
“Sekarang alhamdulillah masih dapat satu kursi yaitu Mas Pramadji, tapi kita berharap dengan kerja-kerja kita, target dua kursi di Dapil 6 bisa terwujud,” ungkapnya.
Ia bahkan membuka peluang lebih besar jika kerja politik dilakukan secara maksimal.
“Siapa tahu ketika diberkahi bisa tiga kursi,” tambahnya.
Target 10 Kursi DPRD Lampung Selatan
Selain Dapil 6, Benny juga menegaskan target besar Partai Golkar di tingkat kabupaten, yakni meraih minimal 10 kursi DPRD.
“Target 10 kursi ini bukan wacana, tapi harus kita realisasikan,” tegasnya.
Menurutnya, capaian tersebut akan memperkuat posisi tawar politik Golkar di pemerintahan daerah.
“Kalau ketua DPRD bisa dipegang Golkar, maka bargaining politik kita akan lebih hidup,” ujarnya.
Ajakan Rapatkan Barisan
Menutup sambutannya, Benny mengajak seluruh kader untuk bersatu dan memperkuat langkah bersama demi mencapai target partai.
“Ayo kita rapatkan barisan, ayo kita bergandengan tangan, ayo kita tingkatkan niat baik kita untuk mewujudkan 10 kursi tersebut,” ajaknya.
Ia juga menegaskan pentingnya memiliki visi besar sebagai arah perjuangan politik ke depan.
“Kita harus punya mimpi, itulah yang akan jadi acuan kita untuk melangkah,” pungkasnya.
Kegiatan Muscam ini menjadi bagian penting dari upaya konsolidasi Partai Golkar Lampung Selatan dalam memperkuat struktur hingga ke tingkat desa, sekaligus memanaskan mesin politik menuju Pemilu mendatang. (ARIF)

